Kerusakan Akibat Bentrok di Kalibata: Bukan Hanya Warung yang Terbakar

Polisi masih mendata jumlah total warung yang terbakar, karena sebagian merupakan lapak kecil.

oleh Tim NewsDiterbitkan 12 Desember 2025, 11:45 WIB
Penampakan warung-warung di sekitar kawasan Taman Makam Pahlawan Kalibata yang dibakar sekelompok massa buntut dugaan pengeroyokan dua orang debt collector atau mata elang (matel). (Foto: Merdeka.com/Nur Habibie).

Liputan6.com, Jakarta - Buntut dugaan pengeroyokan dua orang debt collector atau mata elang (matel) di Kalibata, Jakarta Selatan, sekelompok massa merusak dan membakar warung-warung di sekitar kawasan Taman Makam Pahlawan, Jakarta Selatan, pada Kamis 11 Desember 2025 malam.

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun, tak hanya warung tenda saja yang terbakar.

"Kalau kendaraan motor ada sembilan, kalau mobil ada satu," kata dia di lokasi kejadian, Jumat (12/12/2025).

Mansur mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pendataan untuk jumlah keseluruhkan warung yang terbakar atas insiden kemarin malam.

"Warung sekarang lagi kita lakukan penghitungan karena itu kan lapak kecil-kecil ya," ungkap dia.

Mansur mengungkapkan, tak ada aksi penjarahan saat warung di Kalibata tersebut dibakar. "Itu hanya pemilik barang itu sendiri yang mengamankan, enggak ada," kata dia.

Mansur juga memastikan, dalam kejadian tersebut tidak sampai merambat ke rumah warga sekitar.

"Alhamdulillah enggak. Ya sekitar jam 02.00 WIB itu api sudah padam. Jam 02.00 WIB, setengah 02.00 lah kemungkinan ya. Saya juga langsung di TKP, api sudah padam. Alhamdulillah bisa padam," pungkasnya.

Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Mata Elang dan Pembakaran Warung

Penampakan warung-warung di sekitar kawasan Taman Makam Pahlawan Kalibata yang dibakar sekelompok massa buntut dugaan pengeroyokan dua orang debt collector atau mata elang (matel). (Foto: Merdeka.com/Nur Habibie).

Sebelumnya, polisi masih menyelidiki kasus pengeroyokan dua orang debt collector atau mata elang (matel) di Kalibata, Jakarta Selatan. Insiden itu mengakibatkan satu orang di antaranya meninggal dunia dan satu lagi kritis.

Buntut pengeroyokan itu, sekelompok massa merusak dan membakar warung-warung di sekitar kawasan Taman Makam Pahlawan, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12/2025) malam.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly menerangkan, tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jaksel bersama Polda Metro Jaya dan Polsek Pancoran sudah turun melakukan penyelidikan secara paralel.

Fokus utama ialah mengungkap pelaku pengeroyokan dan sekaligus mengidentifikasi massa yang merusak dan membakar warung-warung di sekitar Taman Makam Pahlawan Kalibata.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan, kami masih mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap kasus ini," kata dia kepada wartawan, Kamis (11/12/2025) malam.

"Pada intinya, kita akan berusaha keras untuk menangani dua perkara ini. Yang pertama adalah penganiayaan mengakibatkan meninggal dunia dan luka berat. Dan yang kedua adalah kasus penerusakan atau pembakaran," sambung dia.

 

 

Reporter: Nur Habibie/Merdeka.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya