Liverpool Bidik Mantan Anak Asuh Arsene Wenger sebagai Pengganti Arne Slot

Di tengah desas-desus pemecatan Arne Slot dari Liverpool, nama Cesc Fabregas mencuat sebagai kandidat pelatih baru The Reds.

oleh Mochamad Thoriq Nur FurqonDiterbitkan 11 Desember 2025, 06:00 WIB
Pelatih Liverpool, Arne Slot, memberikan instruksi dalam laga Liga Champions melawan Inter Milan di Milan, Italia, Rabu, (10/12/2025). (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool tengah menyiapkan Cesc Fabregas sebagai pelatih baru bila Arne Slot benar-benar dipecat. Mantan pemain asuhan Arsene Wenger itu dinilai merupakan pilihan yang tepat untuk menggantikan Slot yang akhir-akhir ini mendapat tekanan usai menurunnya performa The Reds di musim ini.

Fabregas telah menghabiskan kariernya sebagai pemain bersama sejumlah klub elite seperti Arsenal, Barcelona, dan Chelsea. Ketika bermain di tiga klub tersebut, ia merasakan tangan dingin sejumlah pelatih top seperti Arsene Wenger yang menjadi nahkoda pertama dalam karier profesionalnya, Pep Guardiola si master tiki-taka, hingga Jose Mourinho ketika bermain untuk The Blues.

Di penghujung kariernya, Fabregas meninggalkan Chelsea untuk bergabung bersama AS Monaco. Usai menghabiskan tiga setengah musim bermain di Liga Prancis, pada musim panas 2022, ia memutuskan untuk bergabung dengan Como yang kala itu masih bermain di Serie B.

Como tidak hanya menjadi penutup karier Fabregas sebagai seorang pemain, tetapi juga menjadi awal karier kepelatihan mantan kapten Arsenal itu. Pada musim 2023/2024, ia memulai debut pelatih sebagai nahkoda Como U19, hingga akhirnya ditunjuk sebagai pelatih interim tim senior Como, usai Moreno Longo dipecat.

Setelahnya, Fabregas ditunjuk sebagai asisten dari Osian Roberts hingga akhir musim 2023/2024, sekaligus membantu Como untuk promosi ke Serie A. Di musim berikutnya, Fabregas telah sepenuhnya menjabat sebagai pelatih utama klub milik Djarum Group tersebut, serta sukses menyulap Nico Paz dkk sebagai kuda hitam baru di kasta teratas Liga Italia.


Liverpool Terkesan dengan Filosofi Tim Asuhan Fabregas

Pelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, bereaksi dari area teknis selama pertandingan Seri A Italia antara Inter Milan dan Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Musim lalu, Fabregas berhasil membawa Como ke posisi kesepuluh di klasemen akhir Serie A, hasil yang sangat membanggakan usai klub tersebut absen lama dari divisi pertama. Di musim ini, Como belum berhenti meroket karena saat ini tengah menempati peringkat keenam dengan raihan 24 poin, terpaut tujuh poin dari AC Milan di puncak.

Laporan mengenai ketertarikan Liverpool dengan pelatih asal Spanyol itu turut menyebutkan bahwa klub Merseyside itu juga terkesan dengan pendekatan sepak bola modern milik Fabregas.

Lanjut Baca:

Selama memimpin Como, Fabregas telah menerapkan gaya permainan dengan intensitas tekanan tinggi dan transisi cepat. Lewat permainan atraktif tersebut, Como berhasil menyulitkan sejumlah klub elite Serie A.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya