Penyebab Kebakaran Terra Drone Masih Misteri, Tim Forensik Terkendala Pendinginan Gedung

Tim Puslabfor Bareskrim Polri belum bisa memastikan penyebab pasti kebakaran di Gedung Terra Drone, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Insiden ini membuat 22 orang dilaporkan meninggal dunia.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 09 Desember 2025, 21:26 WIB
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Chondro mengatakan korban yang sudah berhasil dievakuasi sebanyak 20 orang, terdiri dari 5 orang laki-laki dan 15 perempuan. Tampak dalam foto, personel dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan mengevakuasi jenazah korban kebakaran di Jakarta, Selasa 9 Desember 2025. (AP Photo/Dita Alangkara)

Liputan6.com, Jakarta - Tim Puslabfor Bareskrim Polri belum bisa memastikan penyebab pasti kebakaran di Gedung Terra Drone, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Insiden ini membuat 22 orang dilaporkan meninggal dunia.

Pemeriksaan forensik yang dilakukan sejak sore masih terkendala kondisi gedung yang baru selesai pendinginan.

Kabid Fiskomfor Puslabfor Bareskrim Polri, Kombes Romylus Tamtelahitu mengatakan, dua tim forensik yakni laka bakar dan kimia-biologi diterjunkan ke lokasi atas permintaan Polres Jakarta Pusat. Pemeriksaan berlangsung sejak sore hingga sekitar pukul 19.30 WIB.

Tim laka bakar berusaha mencari titik awal api dan menguji dugaan sumber percikan. Namun karena kondisi di dalam bangunan membuat penyisiran belum tuntas.

"Untuk sementara kami masih melakukan pendalaman. Sebagaimana teman-teman ketahui tadi, proses pendinginan tadi dilakukan sudah menjelang malam hari, sehingga ini tentu saja menjadi salah satu obstacle ataupun kendala," kata dia dalam keterangannya, Selasa (9/12/2025).

Saksi kunci yang berada di lokasi saat kejadian juga belum bisa dimintai keterangan lengkap karena psikologisnya masih terguncang.

"Mari kita doakan agar saksi bisa pulih, dan setelah nanti dapat memberikan informasi dan juga keterangan kepada kami dan juga penyidik, kami akan lakukan kembali pendalaman," ucap dia.

 

Seluruh Korban Tewas Ditemukan dalam Kondisi Utuh

Sementara itu, tim kimia-biologi memastikan seluruh korban ditemukan dalam kondisi utuh sehingga identifikasi tidak memerlukan tes DNA. Seluruh jenazah bisa dikenali melalui ciri fisik dan identitas yang melekat.

"Oleh karena itu, untuk kegiatan pemeriksaan secara forensik oleh Tim Kimbiofor yang seyogyanya melakukan pemeriksaan terhadap korban dan juga pemeriksaan DNA tidak perlu dilakukan karena kondisi korban dalam keadaan utuh dan masih bisa dikenali," ujar dia.

Dugaan awal mengenai ledakan baterai di lantai satu masih didalami. Tim belum berani menyimpulkan karena barang bukti masih dikumpulkan dari area yang diduga menjadi lokasi api pertama.

"(Terkait baterai) Untuk sementara memang kami masih mengumpulkan barang bukti. Dugaan awal memang berada di lantai 1. Namun nanti kita masih tetap terus dalami, teman-teman. Nanti setelah sudah selesai, kita akan menyampaikan hasilnya lengkap dengan didampingi oleh Penyidik," tandas dia.

Polisi Dalami Unsur Kelalaian

Polisi tengah mendalami dugaan adanya unsur kelalaian dalam insiden kebakaran gedung Terra Drone di Johar Baru, Jakarta Pusat. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, penyelidikan akan dilakukan dengan menelusuri sumber api terlebih dahulu untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut.

"Tentunya dari penyebab tersebut kita akan kaji lagi, apakah penyebab tersebut juga dihubungkan dengan kelalaian atau ada pihak-pihak lain yang bertanggung jawab. Termasuk izin-izin dan sebagainya tentu akan kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata dia kepada wartawan, Selasa (9/12/2025).

Dia memastikan, semua pihak yang berkaitan dengan operasional gedung akan dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Nanti kita akan panggil satu per satu untuk bisa ke Polres Jakarta Pusat," ucap dia.

Daftar 22 Korban Tewas

Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyampaikan bahwa total terdapat 76 korban dalam insiden ini. Dari jumlah tersebut, 54 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara 22 lainnya meninggal dunia yang terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki.

Berikut daftar nama korban meninggal dalam kebakaran gedung kantor tersebut berdasarkan data BPBD DKI Jakarta:

Laki-laki (7 orang)

1. Aril

2. Apri

3. Yoga

4. Cendy

5. Reyhan

6. Mirza

7. Saiful

Perempuan (15 orang)

1. Ninda

2. Pariyem

3. Novia

4. Nisa

5. Jazel

6. Risda

7. Asyifa

8. Della

9. Siti

10. Amelia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya