Inter vs Liverpool: Arne Slot Resmi Coret Mohamed Salah dari Skuad

Liverpool mengambil keputusan besar jelang duel penting melawan Inter Milan di Liga Champions. Mohamed Salah dipastikan tidak masuk dalam skuad yang bertolak ke San Siro pada Selasa (9/12/2025).

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 08 Desember 2025, 23:21 WIB
Pelatih Liverpool asal Belanda, Arne Slot, memeluk striker Mesir nomor punggung 11, Mohamed Salah, setelah pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool dan Bournemouth di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 15 Agustus 2025. Liverpool menang dengan skor 4-2. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool mengambil keputusan besar jelang duel penting melawan Inter Milan di Liga Champions. Mohamed Salah dipastikan tidak masuk dalam skuad yang bertolak ke San Siro pada Selasa (9/12/2025). Keputusan ini muncul hanya beberapa hari setelah sang bintang melontarkan kritik keras terhadap klub dan manajer Arne Slot.

Meski sempat terlihat hadir di kompleks latihan Liverpool pada Senin pagi serta ikut berlatih bersama skuad di sesi terbuka yang disiarkan melalui YouTube klub, nama Salah tetap tidak tercantum dalam daftar pemain yang dibawa ke Italia.

Penghilangan ini dinilai sebagai sinyal bahwa hubungan antara pemain dan manajemen sedang berada di titik paling tegang sepanjang era kepemimpinannya di Anfield.


Ledakan Kekecewaan Mohamed Salah

Mohamed Salah berhasil mencatatkan rekor baru sekaligus memperbaiki catatan Liverpool di Liga Inggris saat bersua Aston Villa pada Minggu (02/11/2025) malam WIB. (AP Photo/Jon Super)

Ketegangan memuncak setelah Liverpool bermain imbang 3-3 kontra Leeds United akhir pekan lalu. Untuk kali ketiga secara beruntun, Salah tidak memulai pertandingan, bahkan kali ini ia tidak dimainkan sama sekali. Situasi itu memicu komentar pedas yang mencengangkan publik.

Dalam wawancara pascalaga, pemain berusia 33 tahun itu menyebut dirinya dijadikan “kambing hitam” atas performa Liverpool yang menurun.

“Saya sangat kecewa. Saya sudah melakukan begitu banyak untuk klub ini.Sepertinya klub sedang melempar saya ke bawah bus. Sangat jelas ada seseorang yang ingin saya disalahkan,” ujar Salah.

Tak berhenti di situ, ia juga menyinggung memburuknya komunikasi dengan sang manajer, Arne Slot.

“Saya selalu punya hubungan baik dengan manajer, dan tiba-tiba hubungan itu hilang begitu saja. Saya tidak tahu kenapa.Rasanya seperti ada yang tidak menginginkan saya ada di klub,” katanya.

Salah bahkan mempertanyakan kenapa dirinya harus terus “bertarung” mempertahankan posisi yang menurutnya sudah ia menangkan dengan kerja keras selama bertahun-tahun.


Sinyal Perpisahan Mohamed Salah dan Liverpool?

Striker Mesir nomor punggung 11 Liverpool, Mohamed Salah (kanan), bereaksi saat para pemain Nottingham Forest (belakang kiri) merayakan gol ketiga mereka dalam pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool dan Nottingham Forest di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 22 November 2025. (Darren Staples/AFP)

Komentar Salah semakin memantik spekulasi ketika ia mengungkap telah mengundang ibunya menonton laga melawan Brighton akhir pekan nanti, yang ia sebut bisa menjadi momen perpisahan sebelum berangkat ke Piala Afrika.

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Saya hanya ingin menikmati laga di Anfield, apakah saya bermain atau tidak,” kata Salah, memberi isyarat ketidakpastian masa depannya.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari sejumlah mantan pemain seperti Wayne Rooney, Michael Owen, dan Chris Sutton. Mereka menilai komentar Salah tidak pantas dan justru membuat situasi internal tim semakin tidak kondusif.


Mohamed Salah Menuju Pintu Keluar Liverpool?

Pemain Liverpool, Mohamed Salah memberikan tepuk tangan kepada para penonton setelah laga Liga Champions 2025/2026 melawan PSV di Anfield, Liverpool, Rabu (26/11/2025) waktu setempat. (AP Photo/Jon Super)

Walau baru meneken perpanjangan kontrak di akhir musim lalu, masa depan Salah kini tampak semakin kabur. Ketegangan dengan manajemen, absennya ia dalam skuad Liga Champions, serta pernyataan-pernyataan emosionalnya membuat isu hengkang di bursa Januari kian menguat.

Klub-klub Saudi Pro League dan Major League Soccer (MLS) disebut-sebut sudah bersiap membuka pintu jika Salah benar-benar memilih meninggalkan Anfield.

Situasi ini membuat laga-laga Liverpool ke depan—terutama sebelum Piala Afrika, berpotensi menjadi titik penentu apakah era Mohamed Salah di Anfield akan berakhir lebih cepat dari perkiraan.

Sumber: Mirror


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya