Tantangan Berat Menanti Arsenal di Markas Aston Villa: Sanggupkah The Gunners Jaga Asa Juara?

Arsenal berpeluang membuka jarak delapan poin di puncak klasemen akhir pekan ini. Namun, ujian besar menanti mereka: menaklukkan salah satu kandang paling angker di Premier League, Villa Park, markas eks pelatih mereka, Unai Emery.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 05 Desember 2025, 23:03 WIB
Selebrasi Jurrien Timber dkk. dalam laga Arsenal vs Leeds United di Premier League 2025/2026, Sabtu (23/8/2025). (AP Photo/Ian Walton)

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal berpeluang membuka jarak delapan poin di puncak klasemen akhir pekan ini. Namun, ujian besar menanti mereka: menaklukkan salah satu kandang paling angker di Premier League, Villa Park, markas eks pelatih mereka, Unai Emery.

Sejak kekalahan dari Arsenal musim lalu, Aston Villa menjelma menjadi tim rumah yang nyaris tak tersentuh. Dari 25 laga kandang terakhir di Premier League, Villa hanya sekali tumbang.

Satu-satunya noda itu terjadi pada Agustus lalu saat mereka masih terseok-seok di awal musim dan gagal mencetak gol dalam empat laga pembuka, termasuk kekalahan dari Crystal Palace.


Modal Positif Arsenal

Pemain Arsenal, Mikel Merino berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Brentford dalam laga lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Emirates Stadium, London, Inggris, Rabu (03/12/2025) waktu setempat. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Meski begitu, The Gunners punya modal historis yang cukup mentereng. Villa Park merupakan salah satu tempat tandang favorit Arsenal, dengan 15 kemenangan di ajang Premier League, rekor terbanyak mereka bersama Selhurst Park.

Namun Villa Park tetap menuntut kewaspadaan. Sejak kembali ke Premier League pada 2019, Villa sudah delapan kali menghadapi tim yang berada di puncak klasemen.

Hasilnya tak cukup meyakinkan: hanya satu kali menang, satu kali imbang, dan enam kali menelan kekalahan. Menariknya, satu kemenangan itu diraih atas Arsenal pada Desember 2023 lewat gol tunggal John McGinn, sekaligus memperpanjang rekor 15 kemenangan beruntun Villa di kandang.


Aston Villa Momok Arsenal

Unai Emery ditunjuk menjadi pelatih Aston Villa pada 1 November 2022 menggantikan Steven Gerrard saat The Villans berada di posisi ke-17 dari 20 tim di Liga Inggris 2022/2023. Kini, hingga pekan ke-33 Aston Villa melesat ke posisi ke-5 mengungguli Chelsea, Tottenham Hotspur dan Liverpool. (AFP/Geoff Caddick)

Sejak promosi enam tahun lalu, Villa juga jadi momok baru bagi Arsenal dengan mencatat lima kemenangan dari 12 pertemuan terakhir, sama banyaknya dengan total kekalahan Arsenal dalam 45 duel sebelumnya sebelum Villa terdegradasi pada 2016.

Pertemuan terakhir di Emirates pun berakhir dramatis, saat Villa bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk memaksakan hasil imbang 2-2 lewat gol Youri Tielemans dan Ollie Watkins.


Tembok Kokoh Arsenal

Bek Arsenal, Martin Zubimendi (kiri), Ben White (2 kiri), dan Jurrien Timber (kanan) berebut bola dengan penyerang Brentford, Dango Ouattara dalam pertandingan Liga Inggris antara Arsenal dan Brentford di Stadion Emirates, London, pada 3 Desember 2025. (Adrian Dennis / AFP)

Di sisi lain, Arsenal datang dengan identitas baru: tembok pertahanan paling kokoh di Inggris. Kemenangan atas Brentford pada tengah pekan mengukuhkan rekor luar biasa, tiga tahun dan 108 pertandingan tanpa kebobolan lebih dari dua gol dalam satu laga, melewati catatan Manchester United (107 laga, 2016–2018).

Lebih unik lagi, tim terakhir yang mampu menjebol gawang Arsenal tiga kali adalah Luton Town, yang kini berkompetisi di League One.

Namun performa impresif Villa tak bisa dipandang sebelah mata. Mereka memenangi enam laga terakhir, termasuk thriller 4-3 atas Brighton pada Rabu lalu.

Watkins, yang melesakkan dua gol, tercatat memiliki rekor apik melawan Arsenal dengan enam gol, hanya kalah produktif saat menghadapi Brighton (sembilan gol).

Sumber: The Sun


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya