Media Uzbekistan Bocorkan Alasan Timur Kapadze Tolak Timnas Indonesia

Media Uzbekistan mengungkap alasan di balik penolakan Timur Kapadze terhadap tawaran PSSI, yang disebut-sebut karena ia diminta menangani Timnas U-23 dengan target ambisius.

oleh ThomasDiterbitkan 04 Desember 2025, 17:26 WIB
Timur Kapadze saat menjadi pelatih Timnas Uzbekistan. (AFP/Fadel Senna)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih asal Uzbekistan, Timur Kapadze, dilaporkan menolak tawaran dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk melatih Timnas Indonesia. Penolakan ini terungkap setelah media Uzbekistan membocorkan detail negosiasi yang gagal. Kejadian ini terjadi pada awal Desember 2025, menyusul kunjungan Kapadze ke Jakarta pada November sebelumnya.

Sumber dari media Uzbekistan, Upl.Uz, menyebutkan bahwa Kapadze enggan menerima tawaran tersebut karena PSSI hanya menawarinya posisi sebagai pelatih Timnas U-23, bukan tim senior. Selain itu, PSSI juga membebankan target berat untuk meloloskan Garuda Muda ke Olimpiade 2028. Target ini mengharuskan Timnas U-23 mencapai tiga besar di Piala Asia U-23 2028.

Negosiasi antara PSSI dan Timur Kapadze, yang sempat memicu spekulasi luas di Indonesia, akhirnya kandas. Setelah penolakan tersebut, Kapadze dengan cepat menyepakati kontrak dengan klub Uzbekistan, FC Navbahor, dan mulai memimpin latihan pada 1 Desember 2025. Peristiwa ini mengakhiri harapan banyak pihak yang menginginkan Kapadze melatih skuad Garuda.


Tawaran PSSI untuk Timnas U-23 dan Target Ambisius

Pelatih kepala Uzbekistan, Timur Kapadze, memberikan instruksi kepada para pemainnya selama pertandingan final Piala Asia U-23 AFC Qatar 2024 antara Jepang dan Uzbekistan di Stadion Jassim Bin Hamad, Doha, pada 3 Mei 2024. (KARIM JAAFAR/AFP)

PSSI dikabarkan hanya mengajukan tawaran kepada Timur Kapadze untuk posisi pelatih Timnas Indonesia U-23. Informasi ini pertama kali diungkap oleh media Uzbekistan, Upl.Uz, yang menyatakan bahwa otoritas sepak bola Indonesia menginginkan Kapadze untuk tim Olimpiade nasional. Tawaran ini berbeda dengan ekspektasi publik yang berharap Kapadze akan menukangi tim senior.

Lebih lanjut, PSSI juga menyertakan target yang sangat ambisius dalam tawaran tersebut. Kapadze diharapkan mampu meloloskan Timnas U-23 Indonesia ke Olimpiade 2028 yang akan diselenggarakan di Los Angeles, Amerika Serikat. Untuk mencapai target ini, Timnas U-23 harus menembus posisi tiga besar pada ajang Piala Asia U-23 2028.

Target lolos Olimpiade 2028 ini menjadi salah satu poin krusial dalam negosiasi. Meskipun Kapadze memiliki rekam jejak mentereng di level U-23, termasuk membawa Uzbekistan U-23 ke final Piala Asia U-23 2024, beban target tersebut disinyalir menjadi pertimbangan besar baginya. Kapadze sendiri sebelumnya telah mundur dari Timnas Uzbekistan setelah kedatangan Fabio Cannavaro.


Penolakan Kapadze dan Pilihan Bergabung dengan Navbahor

Media Uzbekistan, Upl.Uz, secara eksplisit melaporkan bahwa Timur Kapadze menolak tawaran PSSI untuk melatih tim Olimpiade atau Timnas U-23. Penolakan ini menjadi penyebab utama kegagalan negosiasi yang sempat berlangsung intensif. Kabar ini sekaligus mengklarifikasi spekulasi yang berkembang di media massa Indonesia.

Lanjut Baca:

Setelah menolak pinangan dari PSSI, Kapadze tidak butuh waktu lama untuk menemukan pelabuhan baru dalam karier kepelatihannya. Pelatih berusia 44 tahun itu langsung menyepakati kontrak dengan salah satu klub Liga Uzbekistan, FC Navbahor. Keputusan ini diumumkan secara resmi pada 1 Desember 2025, menandai babak baru bagi Kapadze. Kapadze bahkan sudah mulai memimpin sesi latihan bersama FC Navbahor sejak awal Desember 2025. Pilihan Kapadze untuk kembali melatih di level klub, khususnya di negaranya sendiri, menunjukkan prioritas dan preferensinya saat ini. Hal ini juga sekaligus menutup pintu bagi PSSI untuk kembali mendekatinya dalam waktu dekat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya