Mohamed Salah Dicadangkan Lagi Saat Liverpool vs Sunderland, Arne Slot Bongkar Reaksi Asli Sang Bintang

Arne Slot mengungkap reaksi Mohamed Salah setelah kembali dicadangkan kontra Sunderland. Sang pelatih jelaskan alasannya dan soroti sikap Salah.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 04 Desember 2025, 12:28 WIB
Mohamed Salah melakukan pemanasan jelang laga Liverpool vs Sunderland di pekan ke-14 Liga Inggris 2025/2026 di Anfield Stadium, Kamis (04/12/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta - Arne Slot kembali mengambil keputusan besar saat Liverpool menjamu Sunderland di pekan ke-14 Liga Inggris 2025/2026 di Anfield, Kamis (04/12/2025) dini hari WIB. Mohamed Salah kembali didudukkan di bangku cadangan. Keputusan ini langsung menjadi sorotan, mengingat Salah nyaris selalu menjadi starter selama sembilan musim berseragam The Reds.

Liverpool datang ke laga ini dengan kebutuhan penting merotasi skuad. Slot memilih menahan Salah di bench meski duel melawan tim yang sedang naik performa seperti Sunderland tidak bisa dianggap enteng. Situasi ini memperkuat sinyal bahwa sang pelatih tengah coba mencari keseimbangan baru di lini serang.

Ini juga menjadi kedua kalinya secara beruntun Salah diparkir dari daftar starting XI. Sebelumnya, ia dicadangkan saat Liverpool bentrok dengan West Ham, keputusan yang memunculkan banyak tanda tanya tentang performa dan peran Salah musim ini.

Namun, Slot memastikan bahwa kebijakan tersebut bukan bentuk hukuman. Ia menegaskan ada alasan taktis dan kondisi skuad yang membuat dirinya harus mengatur ulang komposisi pemain inti. Menariknya, sang pelatih juga membuka suara soal bagaimana Salah menanggapi keputusan tersebut.


Mengapa Salah Dicadangkan Lagi?

Pelatih Liverpool asal Belanda, Arne Slot, memeluk striker Mesir nomor punggung 11, Mohamed Salah, setelah pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool dan Bournemouth di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 15 Agustus 2025. Liverpool menang dengan skor 4-2. (Paul ELLIS/AFP)

Arne Slot membawa pendekatan berbeda soal manajemen skuad sejak awal musim. Saat melawan Sunderland, ia memilih memainkan Cody Gakpo, Florian Wirtz, dan Dominik Szoboszlai, serta menggandeng Alexander Isak yang juga belum mencapai performa puncak. Keputusan ini menandakan Slot ingin menjaga ritme tim tanpa terlalu bergantung pada satu figur.

Dalam wawancara pra-pertandingan, Slot menegaskan bahwa pilihannya bukan semata sebagai shock therapy, melainkan kebutuhan untuk menjaga keseimbangan antara kontinuitas dan kesegaran skuad. Ia menjelaskan bahwa beberapa pemain inti tidak lagi bisa dipaksakan bermain 90 menit setiap laga, sehingga kedalaman skuad perlu dimaksimalkan.

Slot juga menekankan pentingnya kesiapan setiap pemain untuk mengisi peran ketika dibutuhkan. Dengan jadwal yang padat dan intensitas permainan tinggi, rotasi menjadi kunci agar Liverpool tetap kompetitif di semua ajang. Salah pun masuk dalam skema tersebut—meski namanya begitu besar, kebutuhan taktis lebih diutamakan.

Lanjut Baca:

"Saya memainkan tim yang sama, ini tentang keseimbangan antara kontinuitas dan kesegaran. Jelas dan nyata kami membutuhkan skuad penuh malam ini karena beberapa pemain inti tidak bisa bermain penuh 90 menit lagi. Lebih dari sebelumnya, kami membutuhkan lebih dari 11 pemain malam ini," terangnya seperti dilansir Sportsbible.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya