Liputan6.com, Jakarta - Gudang bahan baku PT Dua Kelinci di Pati ludes dilalap si jago merah. Peristiwa yang belum diketahui penyebab pastinya ini diperkirakan menyebabkan kerugian hingga Rp 25 miliar bagi pabrik makanan ringan tersebut.
Sebab, selain menghanguskan dua gudang yang berkontruksi besi dan beratap galvalum ini, kobaran api juga membakar stok produk snack kemasan siap jual dan peralatan lainnya.
Advertisement
Kasatpol PP Pati Tri Wijanarko mengatakan, kebakaran yang menghanguskan area gudang bahan jadi atau distribusi di pabrik snack itu diduga korsleting listrik pada Senin malam (1/12/2025).
"Api kemudian membesar dan merambat ke gudang bahan baku. Namun penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak Polresta Pati dan Tim Laboratorium Forensik Mabes Polri, " ujar Tri Wijanarko yang dikonfimasi pada Selasa (2/12/2025).
Tri Wijanarko mengestimasi bahwa luas bangunan yang terdampak kebakaran mencapai kurang lebih 20 persen dari total seluruh bangunan pabrik.
"Proses pemadaman berlangsung sulit dan memakan waktu lama, karena kebakaran terjadi di gudang yang berisi bahan mudah terbakar dengan luasan cukup besar, " terang Tri Wijanarko.
Tri menyebut bahwa proses pemadaman api berlangsung sekitar 10 jam. Pemadaman api melibatkan tim gabungan dari berbagai instansi. Meliputi Damkar Satpol PP, Polri, TNI, BPBD serta bantuan dari sejumlah perusahaan swasta di Pati dan Kudus.
Bahkan dari keterangan yang dihimpun Humas Polresta Pati, sebanyak 40 unit kendaraan pemadam dan tangki air dikerahkan untuk menjinakkan kobaran si jago merah.
Dari keterangan Kasi Damkar Satpol PP Pati, Wahyu Widiatmoko menyebut, bahwa api sepenuhnya berhasil dipadamkan pada Selasa (2/12/2025) sekira pukul 06.00 WIB.
"Pukul 06.00 tadi, api sudah terkendali (padam) pada Selasa pukul 06.00 WIB dan kemudian dilanjutkan proses pendinginan, " terang Wahyu.
Pabrik Dua Kali Terbakar
Untuk diketahui, insiden kebakaran yang terjadi di PT Dua Kelinci Pati ini ternyata bukan kali ini saja. Sebab PT Dua Kelinci Pati sempat mengalami dua kebakaran hebat dalam lima tahun terakhir.
Sebelumnya, kebakaran hebat melanda pabrik ini pada Selasa (23/11/2021) lalu. Api membakar sejak pukul 11.15 WIB dan hingga Rabu (24/11/2021) api masih melahap pabrik tersebut.
Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Namun kala itu, kobaran api muncul dari ruang oven bahan baku kacang. Api kemudian merembet ke ruang perkantoran pabrik PT Dua Kelinci yang lokasinya berdekatan.
Akibat peristiwa kebakaran itu memaksa puluhan armada pemadam kebakaran dari Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus dan Kabupaten Rembang dikerahkan.
Beruntung dari dua kali peristiwa kebakaran itu, tidak memakan korban jiwa. Kala itu, pihak Polresta Pati menaksir kerugian kebakaran hanya sekitar Rp 2 miliar.