Pemain Spanyol Dituding Pesta Liar di Hotel

Media massa di Brasil mengabarkan beberapa pemain Timnas Spanyol terlibat kasus perjudian, mabuk-mabukan, dan pesta seks bebas.

oleh Bagusthira Evan PratamaDiterbitkan 25 Juni 2013, 18:55 WIB

Tuduhan miring datang ke kubu Timnas Spanyol yang tengah mempersiapkan diri menjelang laga semifinal Piala Konfederasi kontra Italia, Kamis 27 Juni 2013 waktu setempat. Dalam laporan yang dirilis Globoesporte, tim Matador dilaporkan menggelar pesta liar di hotel tempat mereka menginap.

Pesta tersebut diadakan para punggawa Spanyol sesaat setelah mereka mengalahkan Uruguay 2-1, Senin 17 Juni lalu. Menurut pernyataan saksi, dalam pesta itu pemain-pemain Spanyol melibatkan sekiranya lima wanita penghibur. Tak hanya itu, dalam pesta tersebut juga ditemui bekas sisa-sisa permainan judi dan sejumlah botol minuman keras.

Masih menurut Globoesporte, kamar yang diinapi beberapa pemain Timnas Spanyol dan staf dikabarkan menggelar permainan judi di kamar hotel dengan wanita-wanita tersebut. Namun, tuduhan itu dibantah oleh kepala keamanan Timnas Spanyol Raul Jimenez.

Dalam pengakuannya, Jimenez mengatakan hotel tempat rombongan Timnas Spanyol menginap diserbu perampok saat laga kontra Uruguay digelar di Stadion Arena Pernambuco. Bahkan, Jimenez menyebut pihaknya kehilangan uang sampai 1.000 Euro atau setara Rp 13 juta.

Namun, sejauh ini belum ada bukti kuat yang menunjukkan hotel tempat Spanyol menginap telah dibobol perampok. Menurut pengakuan beberapa karyawan hotel, mereka tak melihat adanya tanda-tanda bekas perampokan.

Demi meredakan suasana, Jimenez memilih untuk menyudahi kasus ini. Federasi sepakbola Spanyol yang dimintai keterangan oleh AS pun enggan untuk memberikan komentar. (Def/*)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya