Liputan6.com, Manchester - Manchester United (Man Utd) harus menelan pil pahit saat menjamu Everton di kandang sendiri, Old Trafford, pada pekan ke-12 Liga Inggris 2025-2026. Pertandingan yang berlangsung pada Selasa, 25 November 2025 dini hari WIB itu berakhir dengan kekalahan tipis 0-1 bagi Setan Merah.
Ini menjadi pukulan telak bagi ambisi United di papan atas klasemen. Pasalnya, mereka tampil di hadapan suporter sendiri.
Advertisement
Gol tunggal kemenangan Everton dicetak oleh Kiernan Dewsbury-Hall pada menit ke-29, yang menjadi satu-satunya pembeda dalam laga tersebut. Ironisnya, Everton berhasil meraih kemenangan ini meskipun harus bermain dengan 10 pemain sejak awal pertandingan.
Insiden kartu merah langsung diberikan kepada Idrissa Gueye pada menit ke-13 setelah terlibat adu mulut dan menampar rekan setimnya, Michael Keane.
Meski unggul jumlah pemain selama hampir seluruh pertandingan, Manchester United gagal memanfaatkan dominasi penguasaan bola mereka yang mencapai 70-81 persen.
Penampilan gemilang kiper Everton, Jordan Pickford, menjadi tembok kokoh yang tak mampu ditembus oleh para penyerang Manchester United. Kekalahan ini tentu menambah tekanan bagi pelatih Ruben Amorim untuk segera memperbaiki performa timnya.
Drama Kartu Merah dan Gol Penentu Everton
Pertandingan antara Man Utd vs Everton di Old Trafford diwarnai insiden kontroversial sejak menit awal. Baru 13 menit laga berjalan, gelandang Everton, Idrissa Gueye, harus meninggalkan lapangan setelah diganjar kartu merah langsung oleh wasit. Kejadian tersebut bermula dari adu mulut antara Gueye dan rekan setimnya, Michael Keane, yang berujung pada tamparan.
Bermain dengan 10 pemain, Everton justru menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Mereka berhasil mencetak gol pembuka pada menit ke-29 melalui tendangan akurat Kiernan Dewsbury-Hall. Gol ini menjadi satu-satunya yang tercipta dan berhasil dipertahankan oleh The Toffees hingga peluit panjang dibunyikan.
Keunggulan jumlah pemain seharusnya menjadi keuntungan besar bagi Manchester United. Namun, anak asuh Ruben Amorim tampak kesulitan membongkar pertahanan rapat Everton. Solidnya lini belakang dan kegemilangan kiper lawan menjadi faktor utama kegagalan mereka mencetak gol balasan.
Dominasi Penguasaan Bola Tanpa Hasil dan Aksi Gemilang Pickford
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi mutlak Manchester United dalam penguasaan bola, mencapai angka 70 hingga 81 persen. Angka tersebut mencerminkan upaya Setan Merah untuk mengontrol jalannya pertandingan dan menciptakan peluang. Namun, dominasi ini tidak mampu dikonversi menjadi gol.