Pernah Tolak Tottenham, Eberechi Eze Justru Bikin Spurs Menderita dengan Hattrick untuk Arsenal

Arsenal bantai Tottenham 4-1 berkat hattrick Eberechi Eze. Mikel Arteta puji aura dan etos kerja sang pemain yang tolak Spurs demi The Gunners.

oleh Afdholud DzikryDiterbitkan 24 November 2025, 09:38 WIB
Pemain Arsenal, Eberechi Eze, berjalan meninggalkan lapangan usai pertandingan Liga Premier melawan Tottenham di London, Minggu, 23 November 2025. (AP Photo/Frank Augstein)

Liputan6.com, Jakarta Eberechi Eze menjadi bintang utama saat Arsenal membantai Tottenham Hotspur dalam derbi London Utara, Minggu (23/11/2025) malam WIB. Pemain berusia 27 tahun ini sukses mencetak hattrick pertamanya di level profesional. Mikel Arteta langsung memberikan pujian setinggi langit untuk performa sang gelandang.

The Gunners menang telak dengan skor meyakinkan 4-1 dalam laga panas tersebut. Leandro Trossard membuka keunggulan timnya lewat tembakan cerdik dari sudut sempit. Namun, panggung utama jelas milik Eze yang tampil sangat dominan sepanjang laga.

Eze sejatinya sempat menolak tawaran Tottenham pada bulan Agustus demi klub masa kecilnya. Ia memilih pulang ke Arsenal untuk menciptakan momen magis seperti malam ini. Keputusan besar itu terbayar lunas dengan performa bersejarah di hadapan rival sekota.

Sang gelandang baru saja kembali dari tugas internasional yang sukses bersama Timnas Inggris. Ia mencetak satu gol indah saat negaranya menang atas Serbia beberapa waktu lalu. Kini ia membawa ketajaman tersebut untuk memperkokoh posisi Arsenal di puncak klasemen Premier Legue.


Eze Pecahkan Rekor Lawas 46 Tahun 

Eberechi Eze dari Arsenal meninggalkan lapangan setelah laga Liga Premier kontra Tottenham, Minggu 23 November 2025. (AP Photo/Frank Augstein)

Eberechi Eze mencatatkan namanya dengan tinta emas dalam buku sejarah derbi London Utara. Ia menjadi pemain pertama yang mencetak hattrick di laga ini sejak tahun 1978. Rekor lawas tersebut sebelumnya dipegang oleh legenda klub bernama Alan Sunderland.

Penampilannya benar-benar menjadi mimpi buruk bagi barisan pertahanan Tottenham Hotspur. Ia melanjutkan tren positifnya setelah jeda internasional yang sangat gemilang bersama timnas. Ketajamannya di depan gawang lawan seolah tidak terbendung sama sekali oleh bek Spurs.

Gol pembuka Arsenal sebenarnya dicetak oleh Leandro Trossard yang bermain sangat efektif. Ia menyelesaikan umpan terobosan manis dari Mikel Merino dengan ketenangan luar biasa. Namun, tiga gol berikutnya adalah pertunjukan solo kelas dunia dari seorang Eze.

Kemenangan telak ini membuat Arsenal semakin nyaman duduk di puncak klasemen sementara Liga Inggris. Mereka kini unggul enam poin dari pesaing terdekatnya.


Etos Kerja yang Bikin Arteta Kagum 

Pelatih Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta, terlihat selama pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal di stadion Parc des Princes di Paris, Kamis dini hari WIB (8-5-2025). (Thomas SAMSON/AFP)

Mikel Arteta mengungkapkan rahasia di balik performa memukau anak asuhnya itu di lapangan. Eze ternyata memiliki dedikasi latihan yang sangat tinggi usai membela negaranya. Ia tidak mengambil waktu libur lama meski baru saja bermain di level internasional.

Lanjut Baca:

Sang pemain langsung meminta porsi latihan tambahan hanya sehari setelah masa liburnya. Keinginannya untuk terus berkembang membuat sang manajer merasa sangat kagum dan bangga. Hal ini menjadi bukti mentalitas juara yang dimiliki oleh eks pemain Palace itu. "Segala sesuatu terjadi karena suatu alasan, dan setelah tugas internasional, dia memiliki dua hari libur, dan setelah satu hari, dia ingin berlatih dan dia ingin meningkatkan diri dan dia pergi untuk melakukan latihan tambahan," kata Arteta. "Dia bertanya kepada saya tentang ini dan itu, dan ketika seorang pemain memiliki bakat seperti itu dan keinginannya berada di level itu, maka hal-hal ini terjadi dan dia sepenuhnya pantas mendapatkannya," lanjut Arteta.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya