Kalah dari Newcastle, Ruben Dias Sebut Man City Didzalimi Wasit!

Ruben Dias menilai wasit mengambil keputusan yang merugikan Manchester City.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 23 November 2025, 11:41 WIB
Gelandang Newcastle United asal Inggris #11, Harvey Barnes (2L), mencetak gol kedua mereka dalam pertandingan Premier League Inggris antara Newcastle United dan Manchester City di St James' Park, Newcastle-upon-Tyne, Inggris timur laut, pada 22 November 2025. (Oli SCARFF/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Bek Manchester City, Ruben Dias berang dengan kekalahan timnya atas Newcastle United semalam. Ia menilai wasit berbuat tidak adil bagi timnya sehingga mereka kalah di laga itu.

Kemarin malam, City bertandang ke St James Park. Mereka berhadapan dengan sang tuan rumah, Newcastle dalam pertandingan pekan ke-12 EPL musim 2025/2026.

Di laga ini, ada satu insiden yang menarik, yaitu ketika Harvey Barnes mencetak gol keduanya di laga ini. Pada saat itu, terjadi kontak fisik antara penyerang Newcastle dengan Donnarumma.

Situasi ini membuat Donnarumma tergeser dari garis gawang City, dan ketika Barnes mendapatkan bola, ia bisa menceploskannya menjadi gol. Dias mengaku berang melihat insiden tersebut.

Simak komentar lengkap Dias selengkapnya di bawah ini.


Keputusan Wasit Tidak Konsisten

Kiper Newcastle United, Nick Pope, tampil moncer dan sukses membuat Manchester City kesulitan mencetak gol pada laga pekan ke-6 Premier League. Man City pun akhirnya harus puas bermain imbang 1-1 kontra Newcastle di Newcastle, St. James' Park, Sabtu (28/9/2024) malam WIB. (AFP/Oli Scarff)

Dalam wawancaranya seusai laga, Dias mempertanyakan mengapa insiden yang menimpa Donnarumma itu tidak disebut pelanggaran oleh wasit. Menurutnya, kontak berlebihan dengan kiper itu sebuah pelanggaran sehingga gol kedua Barnes itu tidak sah.

"Saya rasa mengenai gol kedua mereka ini perlu kita bahas lebih lanjut. Karena pada saat itu pemain mereka (Newcastle) mendorong kiper kami dari luar kotak penalti. Apakah hal seperti itu dibenarkan?" buka Dias.

"Terkadang wasit membiarkan kejadian tersebut, terkadang mereka menyebut itu pelanggaran. Jadi yang benar seperti apa peraturannya? Karena pada saat itu Gigio berada di posisinya dan ia didorong dari tempatnya dan tidak ada konsekuensi akan itu."


Bukan Cari-cari Alasan

Pemain Manchester City, Erling Haaland, terjatuh saat berebut bola dengan pemain Newcastle United, Sven Botman, pada laga Piala FA di Stadion Etihad, Minggu (17/3/2024). (AP Photo/Dave Thompson)

Dias sendiri menyebut bahwa protesnya ini bukan sekedar cari-cari alasan semata. Ia menilai peraturan yang ada harus ditegakkan dengan benar sehingga tidak ada tim yang dirugikan.

"Ketika anda kalah, orang-orang akan mengatakan anda mencari-cari alasan, namun kali ini tidak demikian. Newcastle bermain dengan lebih baik hari ini, dan mereka memang layak mendapatkan kemenangan ini karena mereka mampu menyelesaikan peluang mereka dengan baik," sambung Dias.

"Pada akhirnya, saya harus menekankan bahwa peraturan adalah peraturan. Kontak seperti yang terjadi tadi seharusnya mendapatkan konsekuensinya," imbuh bek Timnas Portugal tersebut.


Posisi di Klasemen Merosot

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, berdebat dengan wasit setelah pertandingan Premier League antara Newcastle United dan Manchester City di Newcastle, Inggris, Sabtu, 22 November 2025. (Foto AP/Jon Super)

Kekalahan melawan Newcastle ini membuat Manchester City harus puas turun satu peringkat di klasemen sementara Premier League saat ini.

Mereka menduduki peringkat ketiga, sementara posisi mereka direbut oleh Chelsea yang menang 2-0 melawan Burnley kemarin.

Sumber: Sky Sports

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya