Kondisi Pelaku Ledakan SMAN 72 Belum Stabil, Polisi Rencanakan Pemeriksaan Pekan Ini

Menurut Putu Kholis, berdasarkan hasil koordinasi, pemeriksaan terhadap pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta akan dilakukan dalam waktu dekat, tergantung kondisi medis pelaku.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 18 November 2025, 18:54 WIB
Situasi Pasca Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading Jakarta. (Liputan6.com/Nanda Perdana Putra)

Liputan6.com, Jakarta - Penyidik Ditresrkimum Polda Metro Jaya belum bisa meminta keterangan anak berhadapan hukum (ABH) terkait ledakan SMAN 72 Jakarta. Meski sudah dipindahkan dari ICU ke ruang rawat inap RS Polri Kramat Jati, kondisi pelaku dinilai belum stabil untuk menjalani pemeriksaan.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Putu Kholis Aryana, mengatakan tim gabungan dari penyidik, Bapas, Dinas P3A, Densus 88, hingga psikolog telah menggelar rapat koordinasi untuk menyiapkan rencana pemeriksaan terhadap pelaku peledakan.

Menurutnya, berdasarkan hasil koordinasi, pemeriksaan akan dilakukan dalam waktu dekat, tergantung kondisi medis pelaku.

"Kami mempersiapkan langkah-langkah untuk permintaan keterangan ABH di Rumah Sakit Polri Kramat Jati dengan estimasi waktu kisaran tanggal 17-21 November 2025," kata Putu Kholis kepada wartawan, Selasa (18/11/2025).

Dia mengatakan, tim kembali mendatangi RS Polri untuk berkoordinasi dengan dokter yang menangani ABH. Koordinasi dilakukan pada Senin, kemarin.

Namun pelaku disebut baru selesai menjalani pemasangan selang makan sehingga secara fisik belum memungkinkan diajak berbicara.

"Kami masih terus memantau setiap perkembangan ABH yang masih dalam penanganan di RS Polri Kramat Jati. Dan terpantau sampai tadi pagi kondisinya belum memungkinkan untuk dimintai keterangan," ucap dia.

Walau pemeriksaan terhadap pelaku belum dilakukan, penyidik tetap bergerak mencari bukti-bukti lain.

"Langkah-langkah lain seperti pendalaman terhadap bukti-bukti digital dan bukti-bukti yang ada di Puslabfor masih terus kami lakukan termasuk juga melakukan permintaan keterangan terhadap saksi-saksi maupun anak yang sudah terjadwalkan di pekan ini," ucap dia.

 

Ayah Pelaku Sudah Diperiksa

SMAN 72 Jakarta (Liputan6.com/Nanda Perdana Putra)

Lebih lanjut, Putu Kholis mengatakan, pemeriksaan terhadap ayah pelaku sudah dilakukan pada pekan lalu.

Namun penyidik masih harus mencocokkan penjelasan tersebut dengan temuan teknis dan keterangan pelaku apabila kondisinya memungkinkan.

"Namun hasilnya masih harus kami dalami dengan keterangan-keterangan anak, maupun ABH itu sendiri. Untuk keterangan anak dilakukan di tempat yang telah disepakati oleh penyidik dengan dinas terkait KPAI maupun APSIFOR, karena pemeriksaan anak terlalu riskan apabila dilakukan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya," tandas dia.

 

Sejumlah Korban Masih Dirawat

Sementara itu, sejumlah korban masih dirawat. Total ada enam orang yang masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto merincikan tifa pelajar dirawat di RS Islam Cempaka Putih, satu lainnya di RS Yarsi, kemudian satu korban di RS Cipto Mangunkusumo. Sementara satu pasien di RS Polri Kramat Jati adalah pelaku ledakan.

"Yang masih menjalani perawatan 6 orang," singkat Budi, Selasa.

Infografis Nestapa Si Anak Penyendiri di Balik Ledakan SMAN 72 Jakarta. (Liputan6.com/Abdillah)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya