Karim Benzema Yakin Vinicius Junior Bisa Raih Ballon d’Or, Asal Satu Syarat Ini Terpenuhi

Karim Benzema menilai Vinicius Junior punya kualitas dan lingkungan ideal di Real Madrid untuk meraih Ballon d’Or. Menurut Benzema, kunci utama bagi Vinicius adalah fokus penuh pada sepak bola dan mengesampingkan hal-hal di luar lapangan.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 18 November 2025, 17:42 WIB
Pemain Real Madrid, Vinicius Junior melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Barcelona pada laga final Piala Super Spanyol di Stadion King Saud University, Riyadh, Arab Saudi Senin (15/1/2024) dini hari WIB. Real Madrid menang dengan skor 4-1. (AP Photo)

Liputan6.com, Jakarta Karim Benzema angkat bicara soal perkembangan Vinicius Junior di Real Madrid. Mantan penyerang Los Blancos itu menilai Vinicius punya kualitas untuk menjadi yang terbaik di dunia, tetapi menekankan pentingnya fokus pada sepak bola jika ingin meraih Ballon d’Or.

Vinicius dikenal sebagai pemain yang lincah dan berbahaya di lini depan Real Madrid. Namun, pemain asal Brasil tersebut kerap menjadi sasaran kritik media Spanyol dalam beberapa musim terakhir.

Benzema dan Vinicius sempat membentuk duet menakutkan di Santiago Bernabeu, terutama saat Real Madrid menjuarai Liga Champions 2022. Dalam periode itu, kerja sama Benzema dan Vinicius menjadi salah satu faktor utama keberhasilan tim.

Kini, setelah Benzema hengkang dan Kylian Mbappe datang, Vinicius sempat diposisikan sebagai pemimpin serangan Madrid. Performa yang naik-turun membuat perdebatan soal konsistensinya kembali mengemuka, dan inilah yang coba dijawab Benzema.


Benzema Pasang Badan untuk Vinicius Junior

Striker Real Madrid, Karim Benzema (kanan), merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Liverpool bersama Vinicius Junior yang memberinya assist dalam pertandingan leg kedua 16 besar Liga Champions, Kamis (16/3/2023) dini hari WIB. Real Madrid menang 1-0 dan lolos ke perempat final Liga Champions dengan agregat 6-2. (AP Photo/Bernat Armangue)

Benzema menegaskan bahwa Vinicius bukan hanya pemain berbakat, tetapi juga pribadi yang baik dan ingin terus belajar. Menurutnya, tekanan yang datang dari luar sering kali terlalu berlebihan untuk pemain seusia Vinicius.

Ia menilai publik tidak bisa begitu saja melupakan kontribusi besar sang winger untuk Real Madrid dalam beberapa musim terakhir. Benzema juga menegaskan bahwa performa Vinicius saat ini tidak seburuk yang digambarkan oleh kritik.

"Dia anak yang sangat baik, berhati besar, dan ingin belajar. Dia luar biasa, memang begitulah dirinya. Orang-orang memberikan banyak tekanan kepadanya, sangat banyak tekanan," ujar Benzema kepada Diario AS.

"Ada pemain yang seharusnya tidak dibebani tekanan sebesar itu. Dia masih muda, tetapi sudah memainkan banyak pertandingan untuk Real Madrid. Anda tidak bisa melupakan apa yang sudah dia lakukan.

"Anda tidak bisa mengatakan dia bermain buruk sekarang. Itu tidak adil. Dia bermain sangat baik, tetapi dia bisa berbuat lebih. Itu memang kepribadiannya," lanjut Benzema.


Gestur Vinicius di Lapangan Dianggap Hal Biasa

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior melakukan selebrasi setelah mencetak hattrick ke gawang Barcelona pada laga final Piala Super Spanyol di Stadion King Saud University, Riyadh, Arab Saudi Senin (15/1/2024) dini hari WIB. (AFP/Giuseppe Cacace)

Benzema kemudian membahas gestur yang kerap dilakukan Vinicius ketika ditarik keluar oleh pelatih. Momen-momen seperti itu sering dijadikan bahan kritik dan memperbesar sorotan terhadap sang pemain.

Lanjut Baca:

Namun, dalam pandangan Benzema, ekspresi seperti itu justru menunjukkan tekad dan rasa tidak puas yang positif. Vinicius diyakini selalu merasa mampu memberi lebih ketika berada di lapangan. “Dia marah ketika keluar dari lapangan. Itu normal. Baik, seharusnya dia tidak melakukan itu. Orang-orang perlu tahu bahwa begitulah dirinya,” kata Benzema. “Dia membuat gestur di dalam dan di luar lapangan. Itu bukan apa-apa. Dia bermain dengan baik, dia merasa bisa melakukan banyak hal, menyentuh bola lebih sering, lalu dia diganti. Dia membuat gestur karena dia tidak ingin meninggalkan lapangan. Itu normal. Itu bukan masalah,” tambahnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya