Indra Sjafri Bongkar PR Besar Timnas Indonesia U-23 usai Digilas Mali di Pakansari

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri mengungkap pihaknya akan meningkatkan kualitas individu pemain setelah dihajar Mali U-23 dalam laga uji coba jelang SEA Games 2025 di Stadion Pakansari, Bogor pada Sabtu (15/11/2025) malam WIB.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 16 November 2025, 11:15 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri saat pertandingan melawan Mali U-23 yang dilangsungkan di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia U-23 menelan hasil minor saat beruji coba melawan Mali U-23 di Stadion Pakansari, Bogor pada Sabtu (15/11/2025) malam WIB.

Skuad racikan Indra Sjafri yang berada di tengah-tengah persiapan menuju SEA Games 2025 dipaksa tumbang 0-3 oleh pasukan Fousseni Diawara.

Sekou Doucoure jadi pencetak gol pertama Mali usai memaksimalkan umpan sepak pojok pada menit ke-5. Wilson Samake lantas menggandakan keunggulan di menit ke-33. Kemudian saat injury time babak kedua, Moulaye Haidara mempertegas kemenangan timnya atas Garuda Muda.

Menanggapi hasil tersebut, pelatih Timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri menilai timnya sebenarnya tidak bermain terlalu buruk melawan Mali.

Walau begitu, dia tetap mengakui ada PR besar yang harus dikerjakan pihaknya jelang ajang multievent Asia Tenggara, yakni meningkatkan kualitas individu para penggawa. "Mungkin saya akan meningkatkan kualitas individu. Kita pasti akan merancang dan membangun tim ini dengan kualitas yang ada," ujar Indra Sjafri selepas kekalahan di Stadion Pakansari, Sabtu (15/11/2025) malam WIB.

"Oleh sebab itu, yang paling penting untuk menghadapi SEA Games adalah kami benar-benar dari 30 pemain ini bisa menetapkan pemain-pemain terbaik kita," tambah dia.


Berharap pada Pemain Abroad

Pemain Timnas Indonesia U-23, Ivar Jenner (kanan) berhasil melawati dua pemain Mali U-23 yang dilangsungkan di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Berkaitan dengan itu, Indra Sjafri juga berharap para pemain abroad Garuda Muda bisa bertahan hingga setelah jeda internasional.

Sebagaimana diketahui, SEA Games 2025 tak masuk dalam agenda FIFA, sehingga klub-klub utamanya di luar negeri dikhawatirkan bakal menolak melepas pemainnya untuk melakoni tugas internasional.

"Mudah-mudahan nanti Ivar (Jenner), Mauro (Zijlstra), pemain-pemain yang abroad betul-betul bisa bermain di SEA Games, itu yang paling penting," kata Indra Sjafri lagi.

"Dan juga ada beberapa pemain lain yang masih kita lakukan pembicaraan, termasuk kita coba dengan Marselino. Mudah-mudahan, saya yakin, dengan kualitas pemain yang ada nanti, kita mungkin akan bisa lebih baik daripada pertandingan malam ini," imbuhnya.


Laga Kedua Digelar 18 November

Duel udara terjadi di pertandingan Timnas Indonesia U-23 melawan Mali U-23 yang dilangsungkan di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Adapun Timnas Indonesia U-23 masih akan melakoni satu pertandingan uji coba lagi melawan Mali pada Selasa (18/11/2025) mendatang.

Ini sekaligus menjadi duel pemanasan terakhir yang bakal dilakoni Garuda Muda sebelum berangkat ke Thailand. Selepas uji coba tersebut, tim pelatih akan menetapkan daftar 23 pemain terbaik untuk mengikuti SEA Games 2025.

Lanjut Baca:

"Seperti yang saya sampaikan, ini kan sudah uji coba terakhir kita, mungkin dua kali uji coba terakhir. Makanya kemarin saat MCM (match coordination meeting), pergantian pun kita sepakat dengan Mali, hanya lima. Jadi tidak seperti waktu lawan India kita bebas pergantian," jelas Indra Sjafri. "Apakah nanti di pertandingan kedua tanggal 18 akan ada perubahan susunan atau perubahan pemain-pemain yang akan dimainkan? Kita lihat nanti dalam dua hari ke depan," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya