Tantang Skuad Indra Sjafri, Pelatih Mali Kenang Keberhasilan Hajar Timnas Indonesia U-23 di Play-off Olimpiade 2024

Pelatih Mali U-23 Fousseni Diawara mengenang keberhasilannya mengalahkan Timnas Indonesia U-23 di play-off Olimpiade Paris 2024 jelang laga uji coba kedua tim pada Sabtu (15/11/2025) pukul 20.00 WIB.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 15 November 2025, 15:00 WIB
Timnas Mali U-22 akan menjadikan laga ini sebagai ujian berat bagi Garuda Muda Indonesia. Tampak dalam foto, pelatih Mali U-22, Fousseni Diawara, saat sesi konferensi pers jelang pertandingan uji coba melawan Mali, Jakarta, Jumat (14/11/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Timnas Mali U-23 Fousseni Diawara mengantongi bekal kepercayaan diri besar jelang menantang skuad racikan Indra Sjafri dalam laga uji coba yang digelar Sabtu (15/11/2025) serta Selasa (18/11/2025).

Dia merasa tak perlu mempelajari kekuatan Garuda Muda sebab punya memori indah mengalahkan Timnas Indonesia U-23 di play-off Olimpiade Paris tahun lalu.

Sebagaimana diketahui, pasukan Merah Putih yang kala itu berada di bawah asuhan Shin Tae-yong memang nyaris saja menorehkan sejarah tampil di ajang multievent terakbar edisi 2024.

Mereka mendapat kesempatan memperebutkan tiket Olimpiade via play-off usai finis sebagai peringkat 4 ajang Piala Asia U-23 2024.

Sayangnya, langkah Timnas Indonesia U-23 kemudian dijegal oleh wakil Afrika, Guinea U-23. Pasukan Garuda Muda takluk 0-1 saat bersaing di INF Clairefontaine, Clairefontaine-en-Yvelines, Prancis (9/5/2024).

Usut punya usut, pelatih Mali saat ini rupanya merupakan salah satu tokoh di balik layar dari hasil menyakitkan Garuda Muda kala itu. Fousseni Diawara dulunya bertugas sebagai asisten pelatih Timnas Guinea U-23, Kaba Diawara.

Menurut catatan di situs Transfermarkt, dia baru diangkat menjadi juru taktik skuad U-23 Mali pada 17 Maret 2025.


Sudah Kenal Permainan Garuda Muda

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri menegaskan laga uji coba kontra Mali bukan sekedar ajang eksperimen melainkan memantapkan kerangka tim. Tampak dalam foto, pemain Timnas Indonesia U-22 saat sesi latihan resmi jelang laga melawan Mali di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (14/11/2025). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Buntut dari kenangan manis itu, Fousseni Diawara sangat percaya diri menantang Timnas Indonesia U-23 racikan Indra Sjafri dalam dua partai uji coba yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, pertengahan bulan ini.

Sekadar informasi, laga tersebut merupakan bagian dari rangkaian pemusatan latihan (TC) Garuda Muda untuk mempersiapkan diri jelang menatap SEA Games 2025 Thailand pada 3-18 Desember mendatang.

Diawara, yang diundang sebagai lawan, mengaku tidak melakukan riset jelang menantang Timnas Indonesia U-23. Pasalnya, dia merasa sudah sangat mengenali permainan skuad Merah Putih.

"Saya tidak perlu riset apa pun karena saya tahu tim ini. Saya sudah pernah menghadapi mereka saat bersama tim nasional Guinea (U-23)," ujar Diawara dalam konferensi pers jelang uji coba perdana kontra Garuda Muda, Jumat (14/11/2025).

"(Waktu) itu pertandingan kualifikasi Olimpiade 2024 di Paris. Kami (Guinea) menang 1-0, jadi itu kenangan indah buat saya. Saya juga sempat mengawasi mereka di Piala Asia di Qatar. Saya sudah mengawasi mereka beberapa kali," tambahnya.

Lanjut Baca:

Terlepas dari kepercayaan dirinya, Fousseni Diawara tak menampik bahwa sepak bola Indonesia saat ini sudah sangat berkembang. Dia juga menyanjung antusiasme suporter yang selalu memenuhi stadion, sehingga menghadirkan atmosfer menarik saat pertandingan. "Saya ingin menambahkan bahwa sepak bola Indonesia telah berkembang pesat," kata Diawara lagi. "Atmosfer di sini sangat saya sukai, dengan stadion yang penuh sesak. Ada juga semangat, antusiasme tinggi di tribun. Itulah yang langsung membekas di benak saya," imbuhnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya