Kylian Mbappe Bantah Isu Konflik dengan Xabi Alonso di Real Madrid

Kylian Mbappe menepis rumor ketegangan dengan Xabi Alonso di Real Madrid. Ia menegaskan tim tetap bersatu untuk meraih semua gelar musim ini.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 15 November 2025, 11:40 WIB
Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Osasuna pada laga pekan perdana La Liga di Stadion di Santiago Bernabeu, Rabu (20/8/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta Kylian Mbappe menanggapi rumor yang menyebut adanya ketegangan antara beberapa pemain Real Madrid dengan Xabi Alonso. Mbappe menekankan bahwa isu tersebut tidak benar.

Hingga enam bulan kepemimpinan Alonso, Real Madrid tampil kompetitif. Mereka memimpin klasemen La Liga dan meraih tiga kemenangan dari empat laga Liga Champions.

Namun, Madrid diterpa kabar tidak sedap dalam beberapa pekan terakhir. Ada sejumlah pemain Los Blancos diberitakan tidak puas dengan metode kepelatihan Alonso.

Setelah tampil impresif bersama timnas Prancis, Mbappe menepis rumor konflik di skuat Madrid. Ia menilai gosip seperti itu wajar muncul ketika tim mengalami hasil kurang memuaskan.


Mbappe Tepis Rumor Konflik

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, berbicara dengan para pemainnya dalam pertandingan Grup H Piala Dunia Antarklub antara Real Madrid dan Al Hilal di Miami Gardens, Florida, Rabu, 18 Juni 2025. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Mbappe menilai pemberitaan soal ketegangan di Real Madrid terlalu dibesar-besarkan. Ia menegaskan kritik adalah hal biasa di Bernabeu.

Pemain berusia 26 tahun itu menegaskan tim tetap bersatu meski sempat kalah dua kali. Mereka bertekad bangkit setelah jeda internasional.

"Anda ingin saya mengatakan apa? Saya tidak punya yang ingin dikatakan. Di Real Madrid, ketika tidak menang, orang-orang banyak bicara. Terlalu banyak. Begitulah adanya," kata Mbappe kepada Cadena Cope, dikutip Diario AS.

"Kami belum menang di dua pertandingan. Kami tahu itu. Kami bermain sangat buruk. Tapi kami akan bangkit setelah jeda untuk menang melawan Elche. Kami memimpin liga, berada di delapan besar Liga Champions. Tentu saja, tidak sempurna," ucap Mbappe, dikutip Diario AS.


Tekanan dan Target di Bernabeu

Gelandang Real Madrid asal Uruguay Federico Valverde (kiri) merayakan gol bersama gelandang Real Madrid asal Prancis Eduardo Camavinga (tengah) dan gelandang Real Madrid asal Turki Arda Guler setelah mencetak gol pertama mereka selama pertandingan sepak bola liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Athletic Club Bilbao di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid, pada 20 April 2025.OSCAR DEL POZO / AFP

Mbappe menegaskan Real Madrid tetap fokus untuk meraih semua gelar musim ini. Ia mengakui tekanan di Bernabeu memang sangat tinggi.

Meski ada tekanan, pemain asal Prancis itu menekankan tim tetap bersatu. Semua pemain bertekad memenangkan setiap kompetisi.

"Anda lebih tahu daripada saya bahwa di Real Madrid, ketika segala sesuatu tidak berjalan di lapangan, orang-orang mencoba melakukan banyak hal… Kami bersatu untuk memenangkan setiap gelar tahun ini," lanjut Mbappe, dikutip Diario AS.


Mbappe Tinggalkan Timnas Prancis

Selebrasi gol Kylian Mbappe pada laga Timnas Prancis melawan Timnas Ukraina di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa - AP Photo/Christophe Ena

Mbappe tampil gemilang saat Prancis menaklukkan Ukraina 4-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, mencetak dua gol dan memberikan satu assist.

Namun, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengumumkan bahwa Mbappe mengalami cedera pergelangan kaki. Cedera ini membuatnya harus meninggalkan kamp timnas Prancis lebih awal.

Akibatnya, Mbappe dipastikan absen saat Prancis menghadapi Azerbaijan. Mbappe kini akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis Real Madrid.


Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya