Eks Scout Man United Sindir Ruben Amorim: Tak Percaya Pemain Muda, Lebih Suka Beli yang Sudah Jadi

Eks scout Manchester United, Piotr Sadowski, menilai Ruben Amorim kini kurang percaya pada pemain muda dan lebih suka beli pemain jadi.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 13 November 2025, 19:53 WIB
Pelatih kepala Manchester United, Ruben Amorim, bereaksi dalam pertandingan Liga Inggris melawan Tottenham Hotspur di London, Inggris, Sabtu (8/11/2025). (AP Photo/Ian Walton)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United kembali menjadi sorotan terkait kebijakan mereka terhadap pemain muda. Setelah Alvaro Carreras dilepas ke Benfica pada 2024, sang bek kini justru bersinar di level tertinggi bersama Real Madrid. Transfer senilai €50 juta itu disebut sebagai salah satu keputusan paling disesali manajemen Setan Merah dalam beberapa tahun terakhir.

Kisah Carreras bukan satu-satunya yang menimbulkan tanda tanya soal arah pengembangan akademi MU. Kobbie Mainoo, yang sempat digadang-gadang menjadi tulang punggung lini tengah masa depan, kini juga dikabarkan tak lagi masuk rencana pelatih Ruben Amorim. Nama Mainoo disebut-sebut bisa mengikuti jejak Carreras untuk mencari menit bermain di klub lain.

Situasi ini membuat banyak pihak mempertanyakan arah kebijakan Amorim di Old Trafford. Meski sempat menuai hasil positif dengan lima laga tanpa kekalahan, gaya kepemimpinan Amorim kini mulai disorot. Salah satunya datang dari mantan pencari bakat Manchester United, Piotr Sadowski, yang menilai Amorim kehilangan kepercayaan pada pemain muda.

Sadowski menyebut, keputusan klub melepas talenta muda seperti Carreras dan potensi hengkangnya Mainoo menjadi tanda bahwa MU kini lebih berhati-hati dalam memberi kesempatan bagi lulusan akademi mereka. "Ada sesuatu yang hilang di sini dan saya pikir itu adalah kurangnya keberanian United dalam berinvestasi pada pemain muda," ujarnya kepada Przeglad Sportowy, dikutip dari Goal.


Sadowski: Saya Bisa Dapatkan Pemain Selevel Dorgu dengan Harga Lebih Murah

Bek Manchester United asal Denmark bernomor punggung 13, Patrick Dorgu, melakukan lemparan ke dalam selama pertandingan putaran keempat Piala FA Inggris antara Manchester United dan Leicester City di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Sabtu dini hari WIB (8-2-2025). (Oli SCARFF/AFP)

Piotr Sadowski, yang pernah menjadi bagian dari tim pencari bakat MU, tak ragu menyampaikan kritiknya terhadap arah kebijakan transfer klub. Ia menyebut bahwa keputusan Ruben Amorim mendatangkan pemain seperti Patrick Dorgu dengan harga tinggi seharusnya bisa dihindari.

Sadowski menegaskan bahwa kualitas pemain muda di Eropa sebenarnya masih banyak dan bisa ditemukan dengan harga jauh lebih terjangkau. Ia mencontohkan pengalamannya bekerja di Blackburn Rovers, klub dengan dana terbatas namun mampu menemukan bakat potensial tanpa perlu membayar mahal.

“Sejujurnya, setelah baru-baru ini bekerja di Blackburn Rovers dan beroperasi dengan anggaran transfer yang jauh lebih rendah, saya tidak akan kesulitan menemukan beberapa pemain selevel Dorgu untuk United,” ujarnya. “Tetapi untuk £25 juta, Anda bisa mendapatkan empat pemain,” tambahnya tegas.

Lanjut Baca:

Ucapan Sadowski menjadi sindiran tersirat bagi Amorim yang dinilai terlalu mengandalkan pembelian besar ketimbang mengoptimalkan bakat muda. Ia yakin bahwa MU masih memiliki basis akademi kuat, hanya perlu kepercayaan dan kesabaran untuk membangun mereka menjadi pemain inti.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya