Balik ke Tanah Kelahiran, Luke Xavier Keet Bangga Diizinkan Ikut TC Timnas Indonesia U-23

Pemain keturunan Australia yang bermain di liga Yunani, Luke Xavier Keet, mengaku bangga diizinkan ikut TC Timnas Indonesia U-23 meski hanya berstatus trial.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 12 November 2025, 12:15 WIB
Luke Xavier Keet saat mengikuti latihan Timnas Indonesia U-23 sebagai persiapan SEA Games 2025 di Thailand di Stadion Madya GBK, Selasa (11/11/2025). (Liputan6.com/Melinda Indrasari)

Liputan6.com, Jakarta Pemain keturunan Australia, Luke Xavier Keet, mengaku bangga diizinkan ikut dalam pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-23 jelang SEA Games 2025 Thailand.

Pemuda yang memperkuat klub divisi dua liga Yunani, GS Illioupolis itu sedang jadi sorotan lantaran muncul mendadak saat skuad racikan Indra Sjafri menggelar latihan terbuka perdana di Stadion Madya GBK, Senayan, Jakarta pada Selasa (11/11/2025).

Padahal, nama Luke sebenarnya tidak tercantum dalam daftar 30 pemain yang semula dipanggil juru taktik berusia 62 tahun untuk berpartisipasi dalam TC persiapan ajang multievent Asia Tenggara.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji membenarkan bahwa Luke Keet bersama dua pemain abroad lain dari liga Filipina: Reycredo Beremanda, dan Muhammad Mishbah, memang tak mendapat pemanggilan resmi dari PSSI, meski ketiganya hadir dalam latihan.

Mereka hanya berpartisipasi dengan status 'trial' di TC Timnas Indonesia U-23. Luke bersama Reycredo dan Mishbah baru akan dipanggil resmi apabila pelatih merasa mereka cocok dengan skema permainannya.

Jika sebaliknya, trio penggawa abroad anyar tersebut tak akan berpartisipasi dalam SEA Games 2025.


Pengakuan Luke Xavier Keet

Luke Xavier Keet berpose setelah melakukan wawancara dalam latihan perdana Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Terlepas dari statusnya yang hanya sebagai pemain trial di TC Timnas Indonesia U-23, Luke Xavier Keet mengaku dirinya tetap bangga diberi kesempatan berlatih dengan skuad racikan Indra Sjafri.

Pemuda kelahiran Jakarta itu senang mengenakan identitas Garuda Muda sebab dia sudah lama tidak pulang ke tanah kelahirannya.

"Saya sangat bangga. Saya lahir di Jakarta, dan sudah lama tidak pulang. Jadi saya merasa sangat bangga memakai logo ini," ujar Luke saat ditemui awak media di Stadion Madya GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2025).

"Saya lahir di sini dan sempat bersekolah di sini juga. Ibu saya orang Indonesia, tapi saya pindah saat umur sembilan tahun dan belum pernah kembali sejak itu. Jadi rasanya sangat menyenangkan bisa balik ke sini," tambah dia.


Motivasi Gabung Timnas Indonesia U-23

Luke Xavier Keet mengikuti latihan perdana Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Ditanyai motivasi kembali ke tanah kelahiran sebagai pemain keturunan Australia, Luke Xavier Keet mengungkap dia rupanya terdorong oleh kiprah Timnas Indonesia senior di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pemuda berusia 22 tahun sempat menyaksikan duel skuad Garuda dalam perburuan tiket FIFA World Cup, dan jadi terinspirasi untuk mewakili Merah Putih.

"Saya sempat datang menonton Kualifikasi Piala Dunia, dan itu sangat menginspirasi. Saya merasa punya hubungan pribadi yang kuat dengan Indonesia. Saya lahir di sini karena suatu alasan, dan saya percaya itu," kata Luke lagi.


Sudah Punya Paspor Indonesia

Luke Xavier Keet memasuki lapangan saat latihan perdana Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Luke Xavier Keet, Reycredo Beremanda, dan Muhammad Mishbah bisa langsung mewakili Timnas Indonesia U-23, andai jasanya dibutuhkan oleh pelatih Indra Sjafri. Pasalnya, trio penggawa tersebut merupakan pemegang paspor Indonesia.

Terkait ini, Luke pun mengaku ingin melakukan yang terbaik agar bisa mencuri hati juru taktik Garuda Muda jelang SEA Games 2025 Thailand.

"Jujur saja, saya sangat menghargai kesempatan ini. Bisa berada di lingkungan ini saja sudah merupakan sebuah kehormatan. Saya akan melakukan yang terbaik, dan biarkan Tuhan yang menentukan sisanya," tandas dia.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya