Ketum KNPI Apresiasi Pemberian Gelar Pahlawan Nasional untuk Sejumlah Tokoh

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama menyampaikan apresiasi atas keputusan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI H.M. Soeharto.

oleh Tim NewsDiterbitkan 10 November 2025, 20:42 WIB
Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama menyampaikan apresiasi atas keputusan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional. (Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto atas keputusan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI H.M. Soeharto.

Pernyataan tersebut disampaikan Haris dalam Rapat Konsolidasi Pemuda DPP KNPI bersama DPD KNPI se-Indonesia yang digelar di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Menurut Haris, keputusan Presiden Prabowo menegaskan sikap kenegarawanan dan keberanian moral dalam menempatkan sejarah bangsa secara adil dan proporsional.

"KNPI mengapresiasi Presiden Prabowo yang menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional Bapak Soeharto, beliau ini adalah tokoh besar bangsa yang telah meletakkan fondasi pembangunan nasional, stabilitas ekonomi, dan kemandirian bangsa," ujar Haris melalui keterangan tertulis, Senin (10/11/2025).

"Apalagi KNPI sejak lama sangat concern mendorong Pak Harto sebagai Pahlawan Nasional dan hampir setiap tahun kami pengurus ziarah ke Makam Pak Harto di Imogiri," sambung dia.

Haris menilai, pengakuan terhadap Soeharto sebagai Pahlawan Nasional akan menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk belajar tentang nilai pengabdian, keteguhan, dan disiplin dalam membangun Indonesia.

"Pemuda harus meneladani semangat kerja keras dan dedikasi Pak Harto yang membangun dari nol pasca-krisis dan menata bangsa dengan orientasi pada kemandirian," kata dia.

"KNPI mendukung penuh langkah Presiden Prabowo yang mengajak kita semua berdamai dengan sejarah," lanjut Haris.

 

Serukan Pemuda Bersatu

Dalam forum yang dihadiri pimpinan DPD KNPI dari seluruh provinsi di Indonesia, Haris juga menyerukan agar pemuda Indonesia bersatu menjaga persatuan nasional dan meneruskan cita-cita perjuangan para pahlawan.

"Konsolidasi Pemuda ini menjadi momentum bagi kita untuk meneguhkan peran pemuda sebagai penerus perjuangan bangsa, dan dukungan penuh dalam mengawal pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh yang dianggap berjasa bagi bangsa dan negara semasa hidupnya. Upacara penganugerahan digelar di Istana Negara Jakarta, bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional, Senin (10/11/2025).

Salah satu tokoh yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional yakni, Presiden kedua RI Soeharto (Jawa Tengah) dan Presiden keempat RI Abdurachman Wahid atau Gus Dur dari Jawa Timur. Ada pula nama mertua Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo.

Prabowo Tetapkan 10 Tokoh Jadi Pahlawan Nasional: Soeharto, Gus Dur hingga Marsinah

Selanjutnya, ada Marsinah yang merupakan aktivis buruh perempuan yang gugur saat masa Orde Baru, Marsinah. Nama Marsinah diusulkan oleh organisasi buruh untuk menjadi pahlawan nasional.

Pemberian gelar Pahlawan Nasional berdasarkan Keppres 116/TK tahun 2025 tentang Penganugerahan Pahlawan Nasional. Prabowo lalu memberikan plakat kepada para ahli waris dari masing-masing Pahlawan Nasional.

Sebagai perwakilan, gelar pahlawan nasional untuk Soeharto diterima ahli warisnya yakni Siti Hardianti Hastuti Rukmana dan Bambang Trihatmodjo. Sementara, gelar pahlawan untuk Gus Dur diterima oleh Shinta Nuriyah dan Yenny Wahid.

Selanjutnya, gelar pahlawan untuk Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo diterima oleh Agus Harimurti Yudhoyono. Sementara, gelar pahlawan untuk Marsinah diwakilkan oleh keluarganya.

Infografis 10 Tokoh Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya