Pemulihan Lancar, Marc Marquez Segera Kembali ke Atas Motor Usai Operasi Bahu

Marc Marquez menunjukkan progres pemulihan yang menggembirakan pasca operasi bahu kanan. Dengan pemulihan lancar, sang juara dunia bertekad segera kembali ke atas motor dan siap hadapi musim 2026.

oleh ThomasDiterbitkan 10 November 2025, 22:00 WIB
Catatan waktu Marc Marquez patah di dua menit terakhir. Luca Marini menjadi pebalap tercepat di sesi ini dengan catatan waktu 1 menit 30,809 detik. Tampak dalam foto, pembalap MotoGP Spanyol dari Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez memacu motornya di sesi latihan bebas jelang MotoGP Grand Prix Indonesia di Sirkuit Internasional Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 3 Oktober 2025. (SONNY TUMBELAKA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Pembalap andalan Ducati Lenovo, Marc Marquez, membawa kabar baik mengenai kondisi kesehatannya. Setelah menjalani prosedur operasi pada bahu kanannya, Marquez menunjukkan perbaikan signifikan dan menyatakan pemulihannya berjalan lancar. Pengumuman ini disampaikan dari Madrid, tempat ia fokus pada proses rehabilitasi.

Cedera bahu kanan yang rumit ini dialami Marquez akibat insiden dengan Marco Bezzecchi dari Aprilia pada lap pembuka Grand Prix Indonesia. Meskipun awalnya operasi tidak dianggap perlu, keputusan untuk naik meja bedah diambil demi mempercepat proses penyembuhan dan memastikan pemulihan optimal.

Dengan semangat yang tak pernah padam, Marquez menegaskan komitmennya untuk kembali kuat. Ia menargetkan kembali ke atas motor secepatnya, dengan harapan dapat tampil prima pada tes pramusim 2026, melanjutkan perjuangannya di kancah MotoGP.


Kondisi Terkini dan Detail Operasi Bahu Marc Marquez

Marc Marquez pastikan titel juara dunia MotoGP 2025 di Sirkuit Motegi. (Toshifumi KITAMURA / AFP)

Marc Marquez mengalami cedera bahu kanan yang cukup serius setelah insiden di MotoGP Indonesia. Cedera ini memerlukan penanganan khusus, yang pada akhirnya membawa Marquez ke meja operasi meskipun awalnya tidak direncanakan. Langkah ini diambil untuk memastikan fiksasi tulang dan ligamen pulih sepenuhnya.

CEO Ducati, Claudio Domenicali, mengonfirmasi bahwa pemulihan fiksasi tulang dan ligamen berjalan baik, sehingga tidak akan ada efek jangka panjang dari cedera ini. Namun, proses rehabilitasi diperkirakan akan memakan waktu yang cukup lama untuk mencapai kesembuhan total.

Selama operasi, tim medis menemukan sekrup yang bengkok dari cedera humerus yang dialami Marquez pada tahun 2020. Penemuan ini segera diperbaiki, memberikan manfaat medis jangka panjang yang tidak terduga bagi pembalap berjuluk 'The Baby Alien' tersebut.

Tim dokter juga memastikan bahwa cedera bahu kanan yang dialami Marc Marquez saat ini tidak berkaitan dengan cedera lamanya. Ini adalah kabar baik yang melegakan banyak pihak, mengingat riwayat cedera lengan kanan yang sempat menghambat karir Marquez selama beberapa musim sebelumnya.


Absen dari Lintasan dan Proses Rehabilitasi Intensif

Sebagai konsekuensi dari operasi, Marc Marquez dipastikan absen dari sisa musim MotoGP 2025. Keputusan ini mencakup dua balapan terakhir di Portugal dan Valencia, serta tes pasca-musim yang sangat penting untuk persiapan tahun depan.

Lanjut Baca:

Petugas medis MotoGP, Dr. Angel Charte, menjelaskan bahwa mengakhiri musim lebih awal adalah langkah yang tepat. Mencoba kembali terlalu cepat dapat membahayakan kariernya, mengingat riwayat cedera lengannya yang panjang. Marquez sendiri menekankan pentingnya menghormati waktu pemulihan biologis cedera. Manajer Marquez, Jaime Martinez, menyatakan bahwa proses pemulihan berjalan dengan sangat baik, selangkah demi selangkah, dan semuanya berkembang secara positif. Marquez akan menjalani empat minggu imobilisasi total pada lengan yang cedera sebelum program rehabilitasi yang lebih intensif dapat dimulai. Fokus utama pembalap tersebut saat ini adalah pada fase pemulihan intensif. Melalui akun media sosial Instagram pribadinya, Marc Marquez memberikan pembaruan langsung kepada para penggemar setianya, menunjukkan semangat juang yang tinggi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya