Mensos: Pahlawan Berjuang Tanpa Pamrih, Teladan Bagi Generasi Kini

Mensos mengatakana, para pahlawan tidak pernah berjuang untuk kepentingan pribadi, tetapi kembali mengabdi kepada rakyat setelah kemerdekaan diraih.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 09 November 2025, 09:34 WIB
Menteri Sosial (Mensos), Safullah Yusuf

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang Hari Pahlawan 10 November, pemerintah dan masyarakat di berbagai daerah terus menunjukkan komitmen menjaga persatuan nasional serta memperkuat nilai kebangsaan. Momentum ini dimaknai sebagai saat untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan, gotong royong, dan kepedulian antarsesama, nilai yang menjadi ciri utama bangsa Indonesia.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pentingnya meneladani tiga nilai utama para pahlawan yang tetap relevan di masa kini, yakni kesabaran, pengabdian tanpa pamrih, dan pandangan jauh ke depan.

“Kesabaran dan keteguhan para pahlawan adalah pelajaran berharga bagi kita. Mereka sabar menuntut ilmu, sabar menghadapi perbedaan, dan sabar menunggu momentum perjuangan,” ujar Saifullah di Jakarta, Jumat (8/11/2025).

Ia menambahkan, para pahlawan tidak pernah berjuang untuk kepentingan pribadi, tetapi kembali mengabdi kepada rakyat setelah kemerdekaan diraih.

“Para pahlawan berjuang bukan untuk dirinya, tetapi untuk generasi yang belum mereka kenal. Itulah keagungan sejati,” tegasnya.

Menurutnya, pengabdian tanpa pamrih merupakan warisan penting yang harus terus dihidupkan agar generasi kini tidak terjebak dalam sikap individualistis.

Dalam momentum Hari Pahlawan tahun ini, pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kejujuran, solidaritas, dan cinta Tanah Air. Spirit kepahlawanan, kata Saifullah, dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, mulai dari kepedulian sosial, semangat kerja keras, hingga komitmen membangun negeri.

“Semangat kepahlawanan tidak hanya dimaknai dengan mengangkat senjata, tapi juga bagaimana kita menolong, bekerja keras, dan terus menebar kebaikan,” ucapnya.

 

PP Polri: Hari Pahlawan Adalah Momentum Pengabdian

Ilustrasi Hari Pahlawan 10 November. (Photo Copyright by Freepik)

Senada dengan itu, Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) menegaskan bahwa Hari Pahlawan menjadi pengingat penting agar nilai kebersamaan dan kepedulian tidak luntur.

Ketua PP Polri Daerah Metro Jaya, Irjen Pol (P) Mudji Waluyo, menyebut semangat membantu sesama merupakan perwujudan nyata dari perjuangan para pahlawan.

“Hari Pahlawan bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi terus menebar nilai pengabdian dan saling peduli,” ujarnya.

Dari Palangka Raya, Pemerintah Kota juga menyerukan bahwa pahlawan masa kini adalah mereka yang berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa melalui inovasi dan kerja sosial.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, mengatakan persatuan dan solidaritas menjadi kunci menghadapi tantangan zaman modern.

“Mari kita tanamkan semangat kepahlawanan dalam setiap langkah, mulai dari hal kecil, demi kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.

 

Infografis 10 Daftar Pahlawan Nasional Perempuan di Indonesia. (Liputan6.com/Tri Yasnie)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya