Polisi Tangkap Pelaku Curanmor yang Tembak Hansip di Cakung Jaktim hingga Tewas

Polisi menangkap pelaku penembakan hansip yang melawan saat aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Cakung, Jakarta Timur (Jaktim).

oleh Nanda Perdana PutraDiterbitkan 09 November 2025, 13:05 WIB
Ilustrasi mimpi ditangkap polisi/Copyright shutterstock/Joko P

Liputan6.com, Jakarta - Polisi menangkap pelaku penembakan hansip yang melawan saat aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Cakung, Jakarta Timur (Jaktim). Korban tewas usai pelaku melepaskan dua kali tembakan.

"Dalam kurun waktu 12 jam pelaku penembakan di Cakung dibekuk," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Minggu (9/11/2025).

Budi menyebut, pelaku ditangkap saat bermaksud kabur ke Lampung. Dia mengatakan, petugas meringkusnya saat hendak menyeberang lewat Pelabuhan Bakauheni.

"Saat ini tim dari Resmob dan Polres Jakarta Timur mengejar pelaku lainnya dan senpi yang digunakan," kata Budi.

Sebelumnya, seorang hansip meregang nyawa setelah berusaha menggagalkan aksi pencurian kendaraan sepeda motor. Dia tewas diterjang timah panas. Insiden itu terjadi di Kampung Baru, Jalan Pelajar, Cakung, pada Sabtu, (8/11/2025) dini hari.

Korban Atim Suhara (42), tengah berjaga malam. Dia sedang bertugas ronda malam bersama dua rekannya, T (48) dan R (58), melihat gerak-gerik mencurigakan dari layar monitor CCTV. Ada dua orang tak dikenal sedang membongkar sebuah sepeda motor matic.

"Kemudian korban, T dan R 2 langsung menuju ke TKP dengan menggunakan sepeda motor yang dikendarai oleh korban sedangkan T dan R diboncengi," kata Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro dalam keteranganya, Sabtu 8 November 2025.

Saat itu, Atim langsung menabrak kendaraan para pelaku. Aksi nekat itu memicu perkelahian.

 

Pelaku Keluarkan Senjata Api

Ilustrasi polisi. (Liputan6.com)

Bukannya kabur, pelaku justru mengeluarkan senjata api. Dua kali suara tembakan terdengar hingga timah panas mengenai Atim. Korban tersungkur dengan luka tembak di bagian perut kirinya.

"Sempat ada duel antara korban dan pelaku. Saat itu terjadi suara ledakan sebanyak dua kali. Dan korban langsung terjatuh," ucap Widodo.

Melihat kondisi rekan mereka tak berdaya, kedua saksi terpaksa mengamankan diri dan berteriak meminta pertolongan warga.

"Hasil pengecekan Identifikasi awal korban mengalami luka tembak di bagian perut sebelah kiri," ucap dia.‎

"T dan R selanjutnya mengamankan diri dan meminta pertolongan warga," lanjut Widodo.

Dia mengatakan, korban sempat dilarikan ke RS Polri Kramat Jati. Namun, nyawanya tak tertolong.

"Iya meninggal dunia," ucap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dicky Fertoffan kepada wartawan.

Dicky mengatakan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan. Pelakunya sedang dalam pengejaran.

"Lagi kita kejar pelakunya masih lidik," tandas dia.

Infografis Perang Polisi Vs Geng Narkoba Rio de Janeiro di Brasil. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya