Israel Lancarkan Serangan Udara ke Lebanon Selatan, Satu Orang Tewas dan Sembilan Lainnya Terluka

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 07 November 2025, 13:15 WIB
Israel Lancarkan Serangan Udara ke Lebanon Selatan, Satu Tewas dan Sembilan Terluka
Serangan udara Israel menghantam sejumlah wilayah, termasuk area permukiman di Tayr Debba, Lebanon Selatan, Kamis 6 November 2025. Sedikitnya satu orang tewas dan sembilan lainnya terluka dalam serangkaian serangan udara Israel ke Lebanon Selatan pada Kamis (6/11/2025). Serangan ini memicu kepanikan warga dan menambah panjang daftar pelanggaran yang dilakukan Israel terhadap gencatan senjata yang ada. Militer Israel mengklaim serangan tersebut menargetkan infrastruktur dan posisi militer milik kelompok Hizbullah. Hal ini menandai peningkatan signifikan dalam eskalasi serangan Israel yang hampir terjadi setiap hari di Lebanon selatan. Sementara, pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Lebanon, UNIFIL, mengatakan bahwa serangan-serangan Israel mengancam keselamatan warga sipil dan melemahkan upaya militer Lebanon untuk menegakkan kendali atas senjata dan infrastruktur yang tidak sah di Lebanon selatan, yang kemungkinan merujuk pada Hizbullah.
Asap membubung setelah serangan udara Israel di desa Teir Debba, Lebanon Selatan, Kamis 6 November 2025. (AP Photo/Mohammad Zaatari)
Serangan udara Israel menghantam sejumlah wilayah, termasuk area permukiman di Tayr Debba, Lebanon Selatan, Kamis 6 November 2025. Tampak dalam foto, seorang anggota pertahanan sipil memeriksa puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di desa Teir Debba, Lebanon Selatan, Kamis 6 November 2025. (AP Photo/Mohammad Zaatari)
Sedikitnya satu orang tewas dan sembilan lainnya terluka dalam serangkaian serangan udara Israel ke Lebanon Selatan pada Kamis (6/11/2025). Tampak dalam foto, orang-orang memeriksa lokasi bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di desa Teir Debba, Lebanon Selatan, Kamis 6 November 2025. (AP Photo/Mohammad Zaatari)
Serangan ini memicu kepanikan warga dan menambah panjang daftar pelanggaran yang dilakukan Israel terhadap gencatan senjata yang ada. Tampak dalam foto, orang-orang memeriksa lokasi bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di desa Teir Debba, Lebanon Selatan, Kamis 6 November 2025. (AP Photo/Mohammad Zaatari)
Militer Israel mengklaim serangan tersebut menargetkan infrastruktur dan posisi militer milik kelompok Hizbullah. Tampak dalam foto, anggota pertahanan sipil memblokir area di sekitar bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di desa Teir Debba, Lebanon Selatan, Kamis 6 November 2025. (AP Photo/Mohammad Zaatari)
Hal ini menandai peningkatan signifikan dalam eskalasi serangan Israel yang hampir terjadi setiap hari di Lebanon selatan. Tampak dalam foto, anggota pertahanan sipil mencari puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di desa Teir Debba, Lebanon Selatan, Kamis 6 November 2025. (AP Photo/Mohammad Zaatari)
Sementara, pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Lebanon, UNIFIL, mengatakan bahwa serangan-serangan Israel mengancam keselamatan warga sipil dan melemahkan upaya militer Lebanon untuk menegakkan kendali atas senjata dan infrastruktur yang tidak sah di Lebanon selatan, yang kemungkinan merujuk pada Hizbullah. Tampak dalam foto, orang-orang memeriksa lokasi bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di desa Teir Debba, Lebanon Selatan, Kamis 6 November 2025. (AP Photo/Mohammad Zaatari)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya