Liputan6.com, Jakarta Liverpool memetik kemenangan penting atas Real Madrid pada matchday 4 Liga Champions 2025/2026 di Anfield, Rabu (5/11/2025) waktu setempat. The Reds menang tipis 1-0 lewat gol tunggal Alexis Mac Allister yang memanfaatkan umpan Dominik Szoboszlai di menit ke-61.
Meski menang, atmosfer di tribun Anfield justru menyisakan kontroversi. Momen masuknya mantan pemain mereka, Trent Alexander-Arnold, di menit ke-81 menggantikan Arda Guler disambut dengan siulan dan ejekan keras dari publik tuan rumah. Setiap kali menyentuh bola, bek kanan Real Madrid itu menjadi sasaran cemoohan dari fans Liverpool.
Advertisement
Padahal, laga tersebut menjadi kali pertama Trent kembali ke Anfield sejak hengkang ke Real Madrid pada awal musim. Reaksi keras dari pendukung Liverpool itu pun memantik respons dari banyak pihak, termasuk legenda Manchester United, Teddy Sheringham.
Sheringham yang menyaksikan laga tersebut menilai perilaku suporter Liverpool terlalu berlebihan. Ia pun melontarkan kritik tajam terhadap sikap para fans yang disebutnya mudah berubah arah sesuai situasi.
Sheringham Sebut Fans Liverpool Plin-plan
Teddy Sheringham tidak menahan diri dalam komentarnya terhadap reaksi fans Liverpool kepada Trent Alexander-Arnold. Ia menilai, cemoohan yang terdengar di Anfield menunjukkan bagaimana cepatnya para suporter bisa berubah dari pujian menjadi ejekan.
Menurutnya, fans Liverpool telah menunjukkan sikap tidak konsisten terhadap sosok yang dulu mereka puja. Hanya karena Trent memilih pindah ke Real Madrid, dukungan itu seketika berubah menjadi kebencian terbuka.
“Reaksi penggemar Liverpool terhadap Trent Alexander-Arnold adalah contoh sempurna dari suporter yang plin-plan,” ujar Sheringham kepada Oddspedia, dikutip dari Liverpool Echo. “Jika Trent kembali ke Liverpool musim depan dan mulai tampil baik, mereka akan menyukainya lagi.”
Simpati Sheringham untuk Trent
Sheringham juga menunjukkan simpati kepada keputusan Alexander-Arnold meninggalkan Liverpool dan mencoba tantangan baru bersama Real Madrid. Ia menilai langkah itu sangat wajar bagi pemain yang ingin menguji kemampuan di level tertinggi.
Menurutnya, daya tarik Los Blancos terlalu besar untuk diabaikan, bahkan oleh pemain yang berasal dari akademi klub sebesar Liverpool. Sheringham memahami alasan di balik keputusan Trent, terutama karena Madrid menawarkan kesempatan bermain di klub yang punya sejarah luar biasa di Eropa.