Liputan6.com, Tangerang- Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai bahaya campak (measles). Umumnya penyakit ini menyerang anak-anak hingga usia dewasa.
Bila seseorang terinfeksi campak dan tidak ditangani secara serius bisa menyebabkan komplikasi yang menyerang organ lain di tubuh manusia. Belum lagi, penyakit ini juga menular dengan mudahnya ke orang lain.
Advertisement
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dokter Dini Anggraeni menjelaskan, campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus Morbillivirus. Penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik.
"Campak bukan penyakit ringan. Gejalanya bisa berkembang cepat dari demam tinggi, ruam, hingga infeksi paru dan otak. Karena itu, pencegahan melalui imunisasi adalah langkah paling efektif,” ujar Dini.
Sebagai langkah antisipatif, pihaknya terus menggencarkan program imunisasi dasar lengkap bagi anak-anak di seluruh wilayah Kota Tangerang melalui puskesmas, posyandu dan layanan kesehatan sekolah.
Petugas kesehatan juga aktif melakukan deteksi dini dan surveilans lapangan untuk memastikan tidak ada kasus yang terlewat.
Imunisasi MR Jangan Sampai Terlewat
Dini juga mengingatkan orangtua untuk mengajak anak melakukan imunisasi MR atau Measles Rubella. Lewat imunisasi bisa mengurangi risiko keparahan bila tertular campak.
"Kami mengimbau para orang tua agar tidak menunda imunisasi anak. Dengan vaksin MR (Measles-Rubella), risiko tertular campak bisa ditekan secara signifikan. Imunisasi ini aman dan diberikan secara gratis di fasilitas kesehatan milik pemerintah,” lanjutnya.
Gejala Penyakit Campak, Dimulai dengan Demam Tinggi
Dini juga menjelaskan, penyakit campak ditandai dengan demam tinggi, bisa mencapai 40 derajat Celcius. Lalu, disertai juga dengan gejala flu, seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, juga mata merah, dan ruam kemerahan di seluruh tubuh.
"Waspadai juga nafsu makan yang menurun," kata Dini.
Setelah muncul gejala, segera cepat mencari penanganan, bisa dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas. Bila dirasa perlu penanganan lanjutan, akan dirujuk ke rumah sakit terdekat.
Dini juga mengingatkan, penularan campak pun sangat cepat melalui percikan udara dari batuk atau bersin penderita.
"Kita semua punya peran untuk mencegah penularan. Jangan abaikan gejala awal, dan pastikan anak-anak sudah mendapatkan imunisasi lengkap. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kita bisa cegah campak menyebar di Kota Tangerang,” pungkas Dini.