Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan Soimah membagikan bantuan Rp 100 juta hanya dengan menyusun kata di Facebook. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 30 Oktober 2025.
Advertisement
Dalam postingannya terdapat video Soimah berbicara sebagai berikut:
"Assalamualaikum saya Ma'e Soimah Pancawati dengan video ini saya ingin menyampaikan kabar gembira bagi siapa saja yang melihat. Dengan video saya ingin membagikan dana bantuan sebesar 100 juta rupiah bagi siapa saja yang bisa menjawab pertanyaan dalam video dan jawaban dikirim di messenger dan ini beneran bukan hoaks benar-benar resmi"
Video itu disertai dengan narasi:
"π₯πππππ πππ π¨ πππ₯π ππ‘π π½πΌππ ππΌππ πππ¦π π ππ‘πππͺππ ππ¨ππ¦ πππππͺππ πππ πΌππΌπ ππππΏπΌππΌπππΌπ ππΌπΏππΌπ ππΌππ ππππΌπ πΏπΌππ ππΌππΌ IMBOK SEKARANG....."
Lalu benarkah postingan Soimah membagikan bantuan Rp 100 juta hanya dengan menyusun kata di Facebook?
Β
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan menggunakan website pendeteksi AI, Hive Moderation.
Hasil analisa menunjukkan bahwa 95,4 persen video dalam postingan merupakan modifikasi AI.
Cek fakta Soimah bagikan bantuan uang Rp 100 juta
Cek Fakta beberapa kali menemukan hoaks penipuan dengan mencatut nama Soimah. Konten yang dibagikan para pembuat hoaks itu pun beragam.
Padahal sejak 28 Desember 2020, Soimah telah memberikan bantahannya terkait pembagian uang atau hadiah ini.
Soimah memastikan tidak pernah membagikan hadiah berupa uang saat live di Facebook. Ia pun menyebut, akun Facebook yang mencatut namanya merupakan modus penipuan.
Berikut isi postingannya:
"Halo gaes, jangan mudah percaya kalau ada akun abal-abal yang mengatasnamakan saya, saya enggak pernah bikin-bikin giveaway apalagi yang katanya live, kebetulan saudara saya dan teman saya iseng-iseng mantau dan kroscek ke saya.
Heii ... akun go***k, jangan menjadi penipu pakai nama orang ya, nanti kamu bakalan kena karma ditipu sama orang lho.
Untuk teman-teman yang budiman sekali jangan pernah percaya, seumur hidup saya enggak pernah bikin-bikin gituan di media manapun, jadi kalau ada akun atas nama saya bikin giveaway, itu jelas palsu, karena saya sudah menginformasikan ini, jadi kalau ada apa-apa tanggung sendiri risikonya ya."
Selain itu dalam kolom komentar dalam postingan itu terdapat ajakan untuk menghubungi nomor yang terdapat pada akun tersebut. Ini merupakan modus agar masyarakat mengklik tautan menuju website yang bisa mencuri data ataupun terhubung dengan pinjaman online ilegal.
Sumber:
https://www.instagram.com/p/CJVMGCwrpwC/
Kesimpulan
Postingan Soimah membagikan bantuan Rp 100 juta hanya dengan menyusun kata di Facebook adalah hoaks.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.