Liverpool Menciptakan Masalahnya Sendiri: Kenapa Beli Dua Striker Mahal Sekaligus?

Jamie Carragher mempertanyakan keputusan Liverpool merekrut dua penyerang mahal, Alexander Isak dan Hugo Ekitike, yang kini memicu dilema bagi Arne Slot.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 04 November 2025, 16:25 WIB
Alexander Isak menjalani debut sebagai pemain Liverpool dalam duel versus Atletico Madrid pada fase liga Liga Champions 2025/2026 di Anfield, Kamis (18/9/2025) dini hari WIB. (AFP/Oli Scraff)

Liputan6.com, Jakarta Situasi lini depan Liverpool kembali menjadi sorotan setelah kedatangan dua penyerang baru pada musim panas lalu.

Investasi besar tersebut menghasilkan persaingan ketat untuk posisi nomor 9 yang selama ini menjadi pusat permainan The Reds. Namun, keputusan itu tidak lepas dari kritik.

Jamie Carragher, mantan bek Liverpool yang kini menjadi analis, mempertanyakan urgensi mendatangkan dua pemain untuk satu posisi yang sama.

Menurutnya, kondisi tersebut hanya akan menambah rumit pengambilan keputusan di lapangan. Terlebih, setiap penyerang membutuhkan menit bermain dan alur ritme yang konsisten.

Di sisi lain, Liverpool tengah berupaya menjaga keseimbangan skuat dalam situasi kompetisi yang padat. Arne Slot harus mencari formula terbaik agar performa individu tidak mengorbankan dinamika kolektif tim.


Carragher Pertanyakan Pembelian Dua Striker

Hugo Ekitike sukses membuktikan diri sebagai pembelian yang tepat untuk The Reds. Ia selalu mencetak gol di dua laga awal bersama Liverpool. (AP Photo/Jon Super)

Liverpool menghabiskan dana besar untuk dua penyerang musim panas ini. Hugo Ekitike direkrut lebih dulu, disusul Alexander Isak yang datang dengan nilai transfer sekitar 125 juta pounds. Keduanya beroperasi di posisi yang sama sebagai penyerang tengah.

Carragher menilai keputusan tersebut sejak awal menyimpan risiko. Ia mengatakan bahwa memainkan dua striker sekaligus di sistem Liverpool tidaklah sederhana.

Menurutnya, mencari keseimbangan di lini depan akan menjadi tantangan tersendiri bagi Slot.

Carragher menyebut, “Ini selalu jadi kekhawatiran saya tentang membeli dua striker yang bermain di posisi sama. Tidak mudah menurunkan dua penyerang sekaligus dalam satu tim.”


Kondisi Isak dan Momentum Ekitike

Aksi Alexander Isak dalam laga Liverpool vs Atletico Madrid di Liga Champions 2025/2026, Kamis (18/9/2025). (AP Photo/Jon Super)

Isak datang dengan rekam jejak produktif di Premier League, namun cedera membuatnya belum tampil maksimal.

Ia absen dalam tiga pertandingan terakhir akibat masalah pada selangkangan dan diperkirakan belum kembali saat Liverpool menghadapi Real Madrid di Liga Champions.

Sementara itu, Ekitike tampil cukup menjanjikan dengan enam gol dari 14 penampilan di semua kompetisi.

Meski hanya mencetak satu gol dalam delapan laga terakhir, ia tetap dipercaya memimpin lini depan saat ini. Slot pun harus menimbang momentum yang dimiliki sang penyerang Prancis.

Carragher menambahkan bahwa situasi ini dapat memberi Isak waktu untuk memulihkan kondisi fisiknya sebelum bersaing memperebutkan posisi inti kembali.


Slot Tetap Yakin Bisa Kelola Situasi

Slot memahami bahwa memiliki dua penyerang utama dengan status besar dapat menimbulkan tekanan.

Namun, ia menilai kompetisi yang dijalani Liverpool memungkinkan adanya rotasi yang sehat. Dengan jadwal padat di liga domestik dan kompetisi Eropa, keduanya tetap memiliki peluang bermain.

Pelatih asal Belanda itu meyakini bahwa setiap pemain dapat memberikan kontribusi bila dikelola dengan tepat. Ia pun menegaskan bahwa persaingan internal akan meningkatkan level permainan tim secara keseluruhan.

Pertanyaannya kini adalah bagaimana Slot menjaga keharmonisan skuat sekaligus mengoptimalkan performa keduanya.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya