Menteri Wakaf Suriah Datang Temui Jusuf Kalla, Sebut Sebagai Salah Satu Sosok Perdamaian Dunia

Pertemuan Menteri Wakaf Suriah Dr. Muhammad Abu Khoiri Syukri dan Jusuf Kalla (JK) di Jakarta.

oleh Khulafa Pinta WinastyaDiterbitkan 03 November 2025, 11:00 WIB
Menteri Wakaf Suriah Dr. Muhammad Abu Khoiri Syukri bertemu Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 Jusuf Kalla. (istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Wakaf Suriah Dr. Muhammad Abu Khoiri Syukri menemui Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 Jusuf Kalla alias JK dalam rangka silaturahim dan saling tukar pengalaman di Jakarta, Sabtu (2/11/2025). 

Pada kesempatan tersebut, JK didampingi oleh Hamid Awaludin bersama Ketua DMI bidang Kerjasama dan Hubungan Luar Negeri Anizar Masyhadi. Sementara Menteri Wakaf Suriah didampingi Mufti Damaskus Abdul Fattah Bizm dan Syaikh Muhammad Rajab Dieb.

Jusuf Kalla menyambut baik pemerintahan baru Suriah dibawah kepemimpinan Presiden Ahmed Al Sharaa, seraya berdoa agar Suriah kembali damai dan maju. JK menyampaikan, jika apa yang terjadi di Suriah pada rezim yang lama adalah adanya ketidakadilan dan sikap diktator dari rezim.

JK mendorong tercapainya perdamaian yang sempurna di Suriah dan rekonsiliasi dalam negeri, karena merupakan faktor penentu dalam membangun negara yang kuat dan maju. Sebelumnya, Menteri Wakaf Suriah disebut sudah lebih dulu bertemu dengan Menteri Agama RI, lalu berkunjung ke PBNU, PP Muhammadiyah, MUI, UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, kemudian melaksanakan sholat Jumat di Istiqlal, serta berkunjung ke Ponpes Tazakka Batang Jateng.

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan cermin dan jendela keberagaman kelompok ormas Islam dan lembaga pendidikan yang ada di Indonesia. Menurut JK, Indonesia melalui Presiden Prabowo telah mengambil langkah strategis dalam peran global dan perdamain dunia.

Menteri Wakaf Suriah Dr. Muhammad Abu Khoiri Syukri bertemu Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 Jusuf Kalla. (istimewa)

Sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), JK menyambut baik kerjasama dengan Suriah dalam berbagai peran strategis khususnya pendidikan dan penyebaran dakwah wasatiyyah Islam (Islam Moderat).

Menteri Wakaf Suriah mengapresiasi peran JK selama ini, baik di dalam Indonesia maupun dunia. "Kami telah mendengar banyak tentang sosok Pak JK sebelum bertemu, sosok yang inspiratif dan mampu melalukan gerakan-gerakan untuk rekonsiliasi dan perdamaian", tegasnya

Menurutnya, kunjungannya ke Indonesia dalam rangka untuk penguatan hubungan kedua negara dan secara khusus mendapatkan pengalaman sukses Indonesia dalam mengelola keberagaman yang sangat majemuk.

Menteri Wakaf Suriah juga menyampaikan undangan kepada Jusuf Kalla untuk berkunjung ke Suriah, melihat Suriah yang baru, dan akan diagendakan pertemuan dengan para ulama, pimpinan-pimpinan lembaga keIslaman, sekolah serta universitas.

Menteri Wakaf Suriah menyebut telah membuka pintu masuk bagi masyarakat Indonesia yang akan studi di Damaskus, sementara Jusuf Kalla juga menawarkan warga negara Suriah untuk studi di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang berlokasi di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya