Liputan6.com, Jakarta - Dua raksasa keuangan dunia, BlackRock dan Fidelity, kini menjadi pendorong utama dalam memperluas adopsi Bitcoin di kalangan institusi besar. Melalui peluncuran exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot, keduanya berhasil membawa aset kripto ini semakin masuk ke arus utama investasi global.
Pergerakan dana besar — baik inflow maupun outflow — dalam ETF milik dua manajer aset tersebut pada Oktober 2025 menunjukkan betapa kuatnya pengaruh mereka terhadap stabilitas harga Bitcoin.
Advertisement
Fenomena ini mirip dengan ketika ETF emas pertama kali diperkenalkan, menandai perubahan besar dalam keterlibatan institusi di pasar aset digital.
CEO BlackRock, Larry Fink, menegaskan keyakinannya terhadap masa depan Bitcoin.
“Saya percaya bahwa Bitcoin sebagai aset akan terus bertahan,” ujarnya dikutip dari coinmarketcap, Senin (3/11/2025).
Lonjakan arus masuk dan keluar dana ETF ini menciptakan dampak langsung terhadap likuiditas dan volatilitas harga Bitcoin, sekaligus menegaskan peran strategis investor institusional dalam membentuk dinamika pasar kripto modern.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Penjualan Besar-besaran
ETF Bitcoin yang dikelola oleh institusi besar kini tercatat menguasai sekitar 6,88% dari total suplai Bitcoin di pasar. Angka ini mencerminkan besarnya kekuatan finansial yang kini mengalir dari sektor keuangan tradisional ke dunia kripto.
Namun, beberapa pekan terakhir juga mencatat adanya penjualan besar-besaran (sell-off) dari ETF BlackRock dan Fidelity, yang menunjukkan dinamika pasar masih sangat aktif dan sensitif terhadap strategi institusional.
Meski begitu, para analis menilai bahwa keterlibatan investor besar ini justru bisa memperkuat struktur pasar. Seperti halnya dengan ETF emas di masa lalu, langkah ini diharapkan dapat menciptakan likuiditas lebih dalam dan volatilitas yang lebih rendah bagi Bitcoin di masa depan.
Dengan demikian, kehadiran BlackRock dan Fidelity bukan hanya sekadar ekspansi bisnis, melainkan tonggak penting dalam evolusi Bitcoin menuju legitimasi global.
Mengenal ETF Bitcoin
ETF (Exchange Traded Fund) Bitcoin adalah produk investasi yang memungkinkan orang berinvestasi di Bitcoin tanpa harus membeli dan menyimpannya langsung. Jadi, investor tidak perlu repot membuat dompet kripto atau menjaga kunci digital — cukup beli ETF- di bursa saham seperti membeli saham biasa.
ETF Bitcoin biasanya dimiliki dan dikelola oleh perusahaan keuangan besar (misalnya BlackRock atau Fidelity).Mereka membeli Bitcoin asli dan menyimpannya secara aman.Kemudian mereka membuat unit ETF yang nilainya mengikuti harga Bitcoin.
Ketika harga Bitcoin naik atau turun, nilai ETF-nya ikut berubah.
Manfaatnya:
- Lebih mudah dan aman — bisa dibeli di bursa saham biasa.
- Diawasi oleh otoritas keuangan, sehingga lebih transparan.
- Cocok untuk investor institusional (seperti bank dan dana pensiun) yang ingin eksposur ke Bitcoin tapi tidak mau repot dengan risiko teknis.