Kesulitan Pangan Masih Hantui Pengungsi Palestina di Khan Younis Gaza

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 01 November 2025, 18:05 WIB
Kesulitan Pangan Masih Hantui Pengungsi Palestina di Khan Younis Gaza
Di tengah berlangsungnya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, warga Palestina di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, masih menghadapi kesulitan dalam mendapatkan bantuan pangan, termasuk gula dan beras. Setiap harinya, ratusan warga, termasuk wanita, anak-anak, dan lansia, terlihat mengantre panjang di dapur umum dan amal yang ada. Mereka datang dengan membawa panci dan piring kosong serta harapan mendapat bantuan makanan. Namun, sering kali, makanan yang tersedia seperti sup, nasi, atau lentil rebus, sangat terbatas, dan banyak dari mereka yang pulang dengan tangan kosong karena kehabisan. Untuk diketahui, banyak keluarga pengungsi, yang kini tinggal di tenda-tenda darurat, sepenuhnya bergantung pada dapur amal sebagai penyuplai makanan mereka dalam sehari-hari. Organisasi bantuan, seperti yang didukung oleh Program Pangan Dunia (WFP), berupaya menyediakan makanan, namun menghadapi tantangan besar dalam distribusi dan pasokan yang tidak mencukupi target harian. Sebelumnya, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah memperingatkan bahwa ratusan ribu orang di Gaza menghadapi tingkat kerawanan pangan tertinggi, dengan kondisi kelaparan yang parah dan risiko kematian akibat malnutrisi.
Warga Palestina menunggu bantuan gula dan beras di dapur umum di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Jumat 31 Oktober 2025. Di tengah berlangsungnya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, warga Palestina di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, masih menghadapi kesulitan dalam mendapatkan bantuan pangan, termasuk gula dan beras. (AP Photo/Abdel Kareem Hana)
Warga Palestina menunggu bantuan gula dan beras di dapur umum di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Jumat, 31 Oktober 2025. Setiap harinya, ratusan warga, termasuk wanita, anak-anak, dan lansia, terlihat mengantre panjang di dapur umum dan amal yang ada. (AP Photo/Abdel Kareem Hana)
Warga Palestina menunggu bantuan gula dan beras di dapur umum di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Jumat 31 Oktober 2025. Mereka datang dengan membawa panci dan piring kosong serta harapan mendapat bantuan makanan. (AP Photo/Abdel Kareem Hana)
Warga Palestina menunggu bantuan gula dan beras di dapur umum di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Jumat 31 Oktober 2025. Namun, sering kali, makanan yang tersedia seperti sup, nasi, atau lentil rebus, sangat terbatas dan banyak dari mereka yang pulang dengan tangan kosong karena kehabisan. (AP Photo/Abdel Kareem Hana)
Warga Palestina menunggu bantuan gula dan beras di dapur umum di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Jumat 31 Oktober 2025. Untuk diketahui, banyak keluarga pengungsi, yang kini tinggal di tenda-tenda darurat, sepenuhnya bergantung pada dapur amal sebagai penyuplai makanan mereka dalam sehari-hari. (AP Photo/Abdel Kareem Hana)
Gadis-gadis Palestina duduk di depan tenda keluarga mereka yang didirikan di sebuah area di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Jumat 31 Oktober 2025. Organisasi bantuan, seperti yang didukung oleh Program Pangan Dunia (WFP), berupaya menyediakan makanan, namun menghadapi tantangan besar dalam distribusi dan pasokan yang tidak mencukupi target harian. (AP Photo/Abdel Kareem Hana)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya