PBSI Kirim Skuad Muda ke SEA Games 2025, Putri KW Diharapkan Raih Medali Emas

Dengan skuad muda, PBSI berharap medali emas bulu tangkis bisa didapat lewat tunggal putri Putri Kusuma Wardani atau Putri KW pada SEA Games 2025 di Thailand.

oleh Bogi TriyadiDiterbitkan 31 Oktober 2025, 22:00 WIB
Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani atau Putri KW diharapkan meraih medali emas cabang bulu tangkis pada SEA Games 2025 di Thailand. (foto: PBSI)

Liputan6.com, Jakarta - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menurunkan skuad muda pada SEA Games 2025. Multi event olahraga dua tahunan ini berlangsung di Thailand, 7-14 Desember 2025.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Eng Hian mengungkapkan keputusan ini diambil guna memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk merasakan tekanan, atmosfer multievent, dan mengasah mental baik di turnamen perorangan maupun beregu.

PBSI menempatkan 10 atlet putra dan 10 atlet putri dalam skuad list tim bulu tangkis Indonesia untuk SEA Games 2025. Nama-nama seperti Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin masuk dalam skuad list.

"Long-list sudah dikirim sejak beberapa bulan yang lalu. SEA Games kali ini bagi kami akan menjadi kejuaraan multi event yang menjadi bagian untuk proses regenerasi para pemain muda Indonesia," kata Eng Hian dalam rilis PBSI, Jumat (31/10).

"Para pemain muda ini butuh pengalaman bertanding dan jam terbang yang bervariasi sebagai salah satu proses untuk menuju tingkat kematangan mereka. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk mengirimkan mereka ke turnamen dengan nuansa yang berbeda dari biasanya (world tour series) ke turnamen multi event," tambahnya.

Meski menurunkan skuad muda, PBSI tetap memasang target meraih satu medali emas di SEA Games 2025. Medali itu diharapkan dari sektor tunggal putri melalui Putri Kusuma Wardani yang kini berada di peringkat 7 dunia.

Putri KW mencatat sejumlah prestasi pada tahun ini. Dia di antaranya menjadi semifinalis Thailand Masters, semifinalis Swiss Open, semifinalis Korea Open, dan yang membanggakan meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia 2025 di Paris.

"Saya melihat Putri bisa bertambah percaya diri setelah meraih medali perunggu di kejuaraan dunia dan saya melihat tren bermainnya semakin baik. Di SEA Games, saya berharap dia bisa menjadi motor yang baik di kejuaraan beregu dan meraih medali emas di kejuaraan perorangan," jelas Eng Hian.

 


Tantangan Tim Bulu Tangkis Indonesia

Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan. (foto: PBSI)

Tantangan yang akan dihadapi tim bulu tangkis Indonesia di SEA Games 2025. Tuan rumah Thailand dan Malaysia menurunkan kekuatan penuh sehingga persaingan untuk meraih emas semakin ketat.

Lanjut Baca:

Thailand jelas sangat berambisi untuk meraih beberapa medali emas. Tuan rumah diperkuat sejumlah nama dengan peringkat dunia tinggi, seperti tunggal putra Kunlavut Vitidsarn dan ganda campuran Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran. Sementara Malaysia juga mengirimkan pemain terbaiknya, seperti ganda putra Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan Chen Tang Jie/ Toh Ee Wei. Eng Hian menambahkan regenerasi adalah langkah penting bagi keberlanjutan prestasi bulu tangkis Indonesia. Dengan memberikan kesempatan kepada pemain muda, PBSI berharap mereka mendapat jam terbang yang diperlukan untuk tampil di level lebih tinggi kedepannya. "Saya berharap para pemain muda ini dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin untuk bertanding di kejuaraan multi event melawan tim kuat di Asia Tenggara seperti Thailand dan Malaysia yang mengirimkan Top Player nya dan bisa bermain nothing to lose karena posisi pemain kita sebagai tim underdog," ucapnya. "Dukungan moral, antusiasme dan perhatian publik tentunya akan sangat membantu para pemain muda dalam menghadapi setiap laga di SEA Games ini," tutup Eng Hian.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya