Dedi Mulyadi Kasih Peringatan: Pengembang Perumahan Jangan Asal Membangun

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya tanggung jawab pengembang dalam merancang kawasan perumahan yang ramah lingkungan dan aman dari banjir.

oleh Putu Merta Surya PutraDiterbitkan 28 Oktober 2025, 06:25 WIB
Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi menemui Wali Kota Depok terpilih, Supian Suri di salah satu rumah makan kawasan Universitas Indonesia. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Liputan6.com, Jawa Barat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengingatkan pengembang untuk tak mengabaikan tata ruang perumahan, karena kelalaian kecil bisa berujung banjir besar saat musim hujan tiba.

 

"Pengembang perumahan jangan asal membangun. Tapi juga harus betul-betul memperhatikan tata ruang di kawasan perumahan yang dibangunnya," kata Dedi saat sosialisasi kredit program perumahan dan penguatan ekosistem perumahan di Karawang, Senin 27 Oktober 2025.

Seperti dilansir dari Antara, Menurut Dedi, banyak pengembang perumahan yang kerap mempromosikan hunian dengan jargon aman dan nyaman, namun justru dilanda banjir saat musim hujan karena tata ruang yang tidak tertata dengan baik.

Ia menegaskan, pembangunan perumahan harus dirancang secara menyeluruh dengan memperhatikan ketahanan lingkungan, pengelolaan sampah, serta penyediaan fasilitas umum, pendidikan, dan jaringan air yang memadai agar kawasan hunian tidak menjadi langganan banjir.

Dedi menegaskan, dampak banjir itu jangan dianggap remeh. Itu bukan hanya kerusakan fisik, tetapi bisa menjadikan warga ke jurang kemiskinan baru.

"Seperti penghuni rumah sangat sederhana, mereka punya kasur dari hasil kredit, punya kompor dari kredit, punya TV dari kredit, lemari es dari kredit. Kena banjir? Hancur. Kreditnya tetap harus dibayar, perkakasnya rusak, utangnya naik lagi," kata dia.

 

Dukung Penuh Rencana Pemerintah Pusat

Dedi mengaku mendukung penuh program pembangunan perumahan yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Alasannya, karena pembangunan perumahan secara otomatis dapat memberikan "multiplier effect" bagi perekonomian masyarakat. Mulai dari tumbuhnya kontraktor lokal, tukang bangunan, sopir angkutan bahan, toko bangunan, hingga warung-warung kecil di sekitar kawasan perumahan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya