IHSG 27 Oktober 2025 Dibuka Perkasa, Sektor Properti Terbang Tinggi

Pada perdagangan saham Senin ini, IHSG berada di level tertinggi 8.354,67 dan level terendah 8.288,54.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 27 Oktober 2025, 09:20 WIB
Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka menguat ke posisi 8.322,21 dari penutupan sebelumnya 8.271,72. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan pada perdagangan Senin, (27/10/2025). Kenaikan IHSG hari ini mengikuti bursa saham Asia dan Wall Street.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka menguat ke posisi 8.322,21 dari penutupan sebelumnya 8.271,72.

Pada perdagangan Senin pekan ini pukul 09.10 WIB, IHSG masih melanjutkan kenaikan sebesar 0,28% atau 23,33 poin ke posisi 8.291,13. Indeks LQ45 juga bertambah 0,49% ke posisi 831,89. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada perdagangan saham Senin ini, IHSG berada di level tertinggi 8.354,67 dan level terendah 8.288,54. Sebanyak 301 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sebanyak 205 saham melemah dan 169 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 273.678 kali dengan volume perdagangan saham 3,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 2,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.625.

Dari 11 sektor saham, semuanya berada di zona hijau. Sektor saham properti naik paling tinggi mencapai 3,11% dan sektor saham dasar menyusul dengan naik 1,07%.

Prediksi IHSG Hari Ini 27 Oktober 2025

Layar indeks harga saham gabungan menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Perdagangan bursa saham 2018 dibuka pada level 6.366 poin, angka tersebut naik 11 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan Senin, (27/10/2025). IHSG hari ini akan bergerak di kisaran 8.150-8.340.

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah tipis 0,03% tetapi disertai dengan aksi beli saham oleh investor asing mencapai Rp 1,16 triliun pada Jumat, 24 Oktober 2025.

Saham-saham yang paling banyak dibeli investor asing antara lain saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menuturkan, IHSG hari ini berpotensi menguat. IHSG akan bergerak di level support 8.150-8.250 dan level resistance 8.300-8.340 pada perdagangan saham Senin pekan ini.

Saham Pilihan

Pekerja berbincang di dekat layar indeks saham gabungan di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Pada pemukaan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini naik tipis 0,09% atau 4,88 poin ke level 5.611,66. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sementara itu, Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar menuturkan, IHSG masih di jalur positif tetapi overbought menekan potensi kenaikan.

“Selama IHSG bertahan di atas support 8.197, arah menengah tetap konstruktif dengan peluang uji ulang resistance 8.342-8.386, meski risiko pullback jangka pendek perlu dicermati,” ujar Tasrul.

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya