Liputan6.com, Jakarta Real Madrid dan Barcelona akan bertemu dalam laga bertajuk El Clasico di Santiago Bernabeu pada Minggu, 26 Oktober 2025, pukul 22.15 WIB. Pertandingan pekan ke-10 La Liga ini bukan sekadar soal gengsi, tetapi juga soal siapa yang akan memimpin klasemen sementara.
Los Blancos saat ini memuncaki klasemen dengan keunggulan dua poin atas Barcelona. Kemenangan akan membuat mereka memperlebar jarak, sedangkan Blaugrana berpeluang mengkudeta rival abadinya jika berhasil membawa pulang tiga angka dari ibu kota Spanyol.
Advertisement
Kedua tim sama-sama punya modal positif. Real baru saja menundukkan Juventus di Liga Champions berkat gol tunggal Jude Bellingham, sementara Barcelona tampil trengginas setelah menghajar Olympiakos 6-1. Laga ini pun diprediksi berlangsung sengit sejak awal.
Selain perebutan posisi puncak, El Clasico kali ini juga menjadi ajang adu tajam antara Kylian Mbappe dan Marcus Rashford. Dua bintang muda ini sedang dalam performa terbaik dan sama-sama berambisi menentukan hasil akhir di Bernabeu.
Real Madrid: Misi Menjaga Konsistensi dan Balas Dendam
Real Madrid bertekad meraih kemenangan pertama atas Barcelona sejak April 2024. Tim asuhan Xabi Alonso mengusung kepercayaan diri tinggi usai mencatat empat kemenangan beruntun di semua kompetisi, tanpa cela sejak kekalahan 2-5 di derby melawan Atletico Madrid bulan lalu.
Kylian Mbappe dan Vinicius Junior menjadi tumpuan utama lini depan. Mbappe telah mencetak 15 gol dan dua assist musim ini, sementara Vinicius memimpin daftar pemain La Liga dengan sentuhan terbanyak di kotak penalti lawan. Jude Bellingham yang baru pulih dari cedera bahu juga mulai menemukan kembali ketajamannya.
Arda Guler turut mencuri perhatian dengan delapan kontribusi gol sejauh ini, terdiri dari tiga gol dan lima assist. Performa pemain muda asal Turki itu menambah variasi serangan Madrid yang kini tampak semakin berbahaya di bawah arahan Alonso.
Dengan tren positif dan kedalaman skuad yang mumpuni, Real Madrid mengincar hasil maksimal di kandang sendiri. Kemenangan tidak hanya memperkokoh posisi mereka di puncak, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan dari dominasi Barcelona dalam setahun terakhir.