Jakarta Rocktober PWI Jaya Berlangsung Sukses dan Petjah, Satukan Distorsi Gitar dan Dentuman EDM dalam Satu Malam

Ajang musik “Jakarta Rocktober: Distorsi & Drop” yang dihelat Kamis (23/10/2025) berlangsung sukses dan petjah.

oleh Tim ShowbizDiterbitkan 24 Oktober 2025, 17:33 WIB
Ferdy Tahier dan Rocker Kasarunk turut meramaikan ajang Jakarta Rocktober PWI Jaya, Kamis (23/10) di Jakarta. (Dok.PWI Jaya/Joko Dolok)

Liputan6.com, Jakarta - Ajang musik “Jakarta Rocktober: Distorsi & Drop” yang dihelat Kamis (23/10/2025) berlangsung sukses dan petjah. Acara yang digagas oleh PWI Jaya Seksi Infotainment & Lifestyle ini digelar Tease Club, Jakarta, menghadirkan ledakan energi dari berbagai musisi lintas genre — mulai dari rock klasik, pop rock, hingga elektronik modern — yang membuat para penonton betah hingga lewat tengah malam.

Dipandu dua MC enerjik, Eno dan Qenny, suasana hangat langsung terasa sejak pembukaan. Trio Kuda membuka panggung dengan gaya blues rock yang groovy dan mengundang riuh tepuk tangan.

Setelah itu, iHateband tampil membakar atmosfer lewat empat lagu andalan yang dikemas dengan aransemen energik, membuat penonton ikut bernyanyi. Sementara Trodon menghadirkan sajian progressive rock yang kompleks dan artistik — menjadi salah satu penampilan paling memukau malam itu berkat eksplorasi musikal yang penuh kejutan.

Suasana semakin cair ketika Sumber Jaya Abadi Rejeki (SUJAR) naik ke panggung dengan lagu-lagu pop rock yang ringan dan mudah dinikmati. Lalu giliran Rex-4 yang datang mengguncang dengan karakter vokal khas sang frontman, Tedjo. Band asal Banten ini tampil penuh semangat, membawakan pesan positif yang menggambarkan semangat mereka sebagai Duta Pariwisata di bidang musik.

Namun, puncak malam benar-benar tiba ketika Rocker Kasarunk tampil. Dipimpin oleh Ferdy Tahier, band ini sukses menghipnotis seluruh pengunjung dengan deretan lagu hits-nya. Karisma panggung dan interaksi akrab dengan penonton membuat suasana berubah jadi lautan sing-along yang penuh energi.


Rock 1980-1990-an

Vokalis Grassrock, Hans Sinjal, turut tampil bersama Hyper Rock di Jakarta Rocktober PWI Jaya, Kamis (23/10) di Jakarta. (Dok.PWI Jaya/Joko Dolok)

Sebagai penutup sesi band, Hyper Rock membawa penonton bernostalgia lewat deretan lagu rock legendaris era 1980–1990-an. Sang bassist Edu Krisnadefa, yang juga Wakil Ketua Bidang Media Siber Multimedia PWI Jaya, tampil bertenaga malam itu.

Di tengah performa mereka, Hyper Rock memberikan kejutan dengan mengajak Ketua Panitia Mambang Yazid naik ke panggung mengisi drum untuk lagu “Dreams” (Van Halen) dan “When I See You Smile” (Bad English).

Tak berhenti di sana, mereka juga menghadirkan Hans Sinjal, vokalis Grassrock, yang membawakan lagu “Peterson”, “Bersamamu”, serta hits dari Aerosmith “I Don’t Want to Miss a Thing”.Dentuman gitar dan melodi klasik yang mereka bawakan menutup bagian pertama malam dengan nostalgia yang hangat dan semangat rock yang membara.

Lanjut Baca:

Usai parade band, giliran para DJ mengambil alih panggung. DJ Febry A’w membuka sesi dengan racikan EDM berbalut elemen rock, menciptakan transisi mulus antara dua dunia musik yang berbeda. Suasana semakin panas ketika FDJ Amelles naik ke deck, menghadirkan beat yang enerjik dengan visual panggung memukau. Malam kemudian mencapai klimaks lewat aksi DJ Ryandri, yang sukses membuat para penonton larut dalam musik dan cahaya hingga penghujung acara. Sebelum pertunjukan dimulai, Ketua Panitia Mambang Yazid menyampaikan sambutan pembuka. “Jakarta Rocktober ini adalah awal dari perayaan musik yang akan kami hadirkan setiap tahun. Terima kasih kepada seluruh musisi, sponsor, media, dan penonton yang telah menjadikan acara ini begitu berkesan,” ujarnya, seperti tecantum dalam rilis yang diterima Liputan6.com.  

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya