Profil Sean Dyche, Pelatih yang Ditunjuk Gantikan Ange Postecoglou di Nottingham Forest

Sean Dyche resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Nottingham Forest hingga 2027, menggantikan Ange Postecoglou yang dipecat setelah 39 hari. Mampukah Dyche membangkitkan performa tim?

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 22 Oktober 2025, 21:00 WIB
Sean Dyche ditunjuk sebagai pelatih baru Nottingham Forest menggantikan Ange Postecoglou. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta Nottingham Forest secara resmi mengumumkan penunjukan Sean Dyche sebagai pelatih kepala baru pada Selasa (21/10/2025).

Dia menggantikan Ange Postecoglou yang dipecat tak lama setelah tim asuhannya menelan kekalahan dari Chelsea di City Ground pada Sabtu (18/10/2025) malam WIB.

Adapun Dyche menandatangani kontrak berdurasi dua tahun hingga musim panas 2027. Harapan besar dpun kini disematkan pada pria berusia 54 tahun untuk membawa angin segar dan stabilitas bagi tim.

"Nottingham Forest dengan bangga mengonfirmasi penunjukan Sean Dyche sebagai pelatih kepala baru klub setelah melalui proses rekrutmen menyeluruh yang dipimpin oleh Kepala Sepak Bola Global, Edu Gaspar, serta Direktur Teknik Global, George Syrianos," tulis Nottingham Forest dalam unggahan di akun X resminya.

"Mantan pemain muda Forest ini bergabung dengan klub dengan kontrak hingga musim panas 2027 dan akan memimpin pertandingan pertamanya pada Kamis malam (Jumat dini hari WIB), saat The Reds menghadapi FC Porto di Liga Europa," tambah mereka.

Simak detail pemecatan pelatih sebelumnya hingga profil Sean Dyche yang kini menukangi Nottingham Forest pada halaman selanjutnya.


Masa Jabatan Singkat Ange Postecoglou di Nottingham Forest

Suasana di City Ground memanas saat peluit akhir berbunyi, dengan sorakan kecewa dari para pendukung. Sang pelatih asal Australia itu meninggalkan lapangan tanpa menyadari bahwa masa jabatannya baru saja berakhir. (Mike Egerton/PA via AP)

Ange Postecoglou, yang ditunjuk sebagai pelatih kepala Nottingham Forest pada 9 September 2025, hanya mampu mempertahankan jabatannya selama 39 hari di City Ground.

Masa kepemimpinannya yang sangat singkat ini mencetak sejarah sebagai salah satu yang terpendek di Premier League. Dia tepatnya ada di urutan kedua dalam daftar tersebut. Urutan pertama ditempati oleh Sam Allardyce yang cuma memimpin 30 har di Leeds United.

Adapun pemecatan Postecoglou terjadi setelah serangkaian hasil buruk yang membuat klub terpuruk.

Selama delapan pertandingan di bawah asuhan Postecoglou, Nottingham Forest tidak pernah meraih kemenangan. Tim hanya mampu mencatatkan dua hasil imbang dan menelan enam kekalahan, termasuk kekalahan kandang 3-0 dari Chelsea yang menjadi pemicu pemecatannya. Performa ini jauh dari harapan para penggemar dan manajemen klub.

Ironisnya, sebelum bergabung dengan Forest, Postecoglou memiliki rekam jejak yang cukup impresif. Ia sempat membawa Tottenham Hotspur menjuarai Liga Europa pada musim 2024/2025, yang menandai trofi pertama klub sejak 2008.

Lanjut Baca:

Namun, keberhasilan di Eropa tersebut diiringi dengan kinerja domestik yang sangat buruk, yang akhirnya menyebabkan pemecatannya dari Spurs sebelum ia berlabuh ke Forest.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya