Terungkap, Bassist Limp Bizkit Sam Rivers Diduga Alami Henti Jantung Sebelum Meninggal Dunia

Bassis sekaligus orang yang mendirikan Limp Bizkit, Sam Rivers, meninggal dunia di kediamannya, Florida pada usia 48 tahun. Laporan pihak berwenang mengenai kematian sang bassist terungkap ke media.

oleh Aisyah Ichsani MaulidaDiterbitkan 23 Oktober 2025, 07:00 WIB
Bassist Limp Bizkit Sam Rivers pada 2019. (KEVIN WINTER / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Muncul kabar terbaru mengenai kematian Sam Rivers, yang merupakan bassist dan salah satu pendiri band rock terkenal Limp Bizkit. Seperti diketahui, ia meninggal pada Sabtu, 18 Oktober 2025 waktu setempat dalam usia 48 tahun.

Kini, situasi saat mendiang meninggal dunia diungkap ke publik.

Dilansir dari People dan TMZ, Rabu (22/10/2025), tim penyelamat St. Johns County menerima panggilan darurat terkait “individu yang tidak responsif akibat henti jantung.” Ketika petugas tiba di tempat kejadian, yakni rumah Sam Rivers, mendiang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. 

Insiden ini kemudian diklasifikasikan oleh pihak berwenang sebagai kematian yang diawasi atau attended death.Ini adalah suatu istilah yang digunakan untuk situasi di mana seseorang meninggal di bawah pengawasan medis atau di fasilitas hospice atau perawatan paliatif berlisensi.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian Rivers belum secara resmi diberikan kepada publik.

Kabar tentang meninggalnya Rivers langsung mengguncang para penggemar Limp Bizkit di seluruh dunia. Banyak yang merasa kehilangan sosok yang dikenal tidak hanya sebagai pemain bass, tetapi juga sebagai detak jantung dari band ini.


Ungkapan Duka dari Limp Bizkit

Unggahan mengenai kabar tentang kepergian Sam Rivers. (Dok: Instagram/limpbizkit)

Melalui postingan resmi di Instagram, seluruh personel Limp Bizkit seperti Fred Durst, Wes Borland, John Oto, dan DJ Lethal mengumumkan kabar tentang kepergian Rivers. “Hari ini kami kehilangan saudara kami. Teman satu band kami. Detak jantung kami,” tulis mereka dalam Instagram resminya.

Band ini menggambarkan Rivers sebagai suatu keajaiban sejati, ritme di balik setiap lagu, ketenangan di tengah kerusuhan, dan jiwa dalam suara mereka. DJ Lethal turut memberikan komentar di postingan itu. “Istirahatlah dengan tenang, saudaraku. Engkau akan terus hidup melalui musik, amal, dan persahabatanmu.”


Perjalanan Karier Sam Rivers

Sam Rivers mendirikan Limp Bizkit di tahun 1994 bersama Fred Durst dan John Otto sebelum Wes Borland dan DJ Lethal bergabung. Mereka menjadi simbol nu metal melalui lagu-lagu seperti "Nookie", "Rollin’", dan "My Generation".

Di puncak kariernya, Rivers dianugerahi Gibson Award sebagai Best Bassist in 2000. Namun, pada tahun 2015 ia mengundurkan diri karena mengalami penyakit hati akibat konsumsi alkohol berlebihan. 

Dalam buku Raising Hell karya Jon Wiederhorn, Rivers mengungkapkan bahwa ia menjalani prosedur transplantasi hati dan berhenti mengkonsumsi alkohol untuk menyelamatkan hidupnya. Ia kembali ke band pada tahun 2018 dan melakukan penampilan terakhirnya pada bulan Agustus 2025 di Leeds Festival, Inggris.


Warisan Musik dan Jejak Tak Terhapus

Bagi industri musik, kepergian Sam Rivers lebih dari sekedar kehilangan seorang bassist. Ia adalah figur kunci yang ikut membentuk karakter Limp Bizkit sebagai pelopor nu metal, sebuah genre yang menggabungkan kekuatan musik metal dengan ritme hip hop yang unik.

Rivers terkenal dengan teknik bermain bass yang kuat namun lembut, menjadi dasar bagi lagu-lagu populer seperti “My Generation”, “Rollin’”, dan “Take a Look Around”. Saat ini, meski Sam Rivers sudah tiada, suara bass-nya akan terus bergema dalam ingatan para penggemar.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya