Nirbobol Beruntun dan Pertahanan Persib Bandung Mulai Menemukan Konsistensi yang Diharapkan

Persib Bandung mencatat nirbobol pada laga melawan Bangkok United dan PSBS Biak

oleh Asad ArifinDiterbitkan 21 Oktober 2025, 18:25 WIB
Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung di BRI Super League. (Dok. ileague.id)

Liputan6.com, Jakarta Persib Bandung mulai menunjukkan wajah yang lebih solid di lini belakang. Setelah sempat goyah di awal musim, tim asuhan Bojan Hodak kini berhasil mencatatkan dua clean sheet beruntun di semua ajang.

Tren positif itu menjadi sinyal bahwa Maung Bandung mulai menemukan konsistensi yang selama ini mereka cari.

Kebangkitan itu dimulai saat Persib menumbangkan Bangkok United dengan skor 2-0 di ajang AFC Champions League Two 2025/26. Tak berhenti di situ, pekan lalu giliran PSBS Biak yang jadi korban dengan skor telak 3-0 di BRI Super League.

Dua kemenangan tanpa kebobolan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan di sektor pertahanan yang sebelumnya kerap jadi titik rawan.

Menurut Bojan Hodak, kunci dari perubahan tersebut adalah meningkatnya chemistry antar pemain belakang. Pelatih asal Kroasia itu mulai menemukan formula ideal, baik saat menggunakan skema empat bek sejajar maupun formasi tiga bek tengah.

Bojan Hodak mengakui, di awal musim sempat ada kesalahan komunikasi yang membuat timnya kebobolan, tapi kini koordinasi sudah jauh lebih padu.


Lini Belakang yang Kian Solid

Bek Persib Bandung, Julio Cesar berduel dengan striker Lion City Sailors, Anderson Lopes dalam laga perdana Grup G AFC Champions League 2 2025/2026 di Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (18/9/2025). (Dok. Persib)

Dalam beberapa pertandingan terakhir, Hodak kerap menurunkan duet Federico Barba dan Patricio Matricardi di jantung pertahanan. Keduanya menunjukkan koneksi yang semakin kuat dalam menjaga area pertahanan.

Sesekali, Julio Cesar juga diturunkan untuk mempertebal lini belakang ketika Hodak mengubah sistem ke tiga bek tengah. Perubahan ini membuat Persib lebih fleksibel dalam bertahan dan menyerang.

“Saya rasa normal karena mereka sudah saling mengenal satu sama lain. Ini kenapa dalam dua pertandingan terakhir bisa mencatatkan clean sheet," kata Hodak.

"Meski dalam beberapa pertandingan terakhir juga kami itu tidak beruntung. Ada beberapa kali kami kebobolan karena salah mengerti,” sambung pelatih 54 tahun tersebut.


Bojan Hodak: Butuh Waktu, Kini Mulai Terlihat Hasilnya

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak saat laga leg 1 final Championship Series BRI Liga 1 2023/2024 antara Persib Bandung melawan Madura United di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (26/05/2024). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Hodak menilai peningkatan performa Persib tak lepas dari proses panjang membangun kesolidan tim. Ia mengingatkan bahwa Persib musim ini memulai kompetisi dengan banyak pemain baru, situasi yang membuat butuh waktu untuk menemukan keseimbangan.

Kini, setelah melewati fase adaptasi, Maung Bandung mulai menunjukkan hasil dari kerja keras tersebut.

“Tapi seperti yang pernah dikatakan sebelum musim dimulai, kami mengubah 22 pemain dan perlu waktu untuk menyatu bersama. Sekarang sudah terlihat lebih baik dari sebelumnya,” ujar pelatih asal Kroasia tersebut.

Dengan pertahanan yang mulai kokoh dan chemistry yang semakin terbentuk, Persib tampak siap menatap sisa musim dengan kepercayaan diri yang lebih besar.

Sumber: I.League


Klasemen BRI Super League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya