Prediksi Athletic Bilbao vs Qarabag: Temukan Kembali Ketajaman dan Keyakinan yang Hilang

Athletic Bilbao dan Qarabag akan saling berhadapan pada matchday 3 fase liga Liga Champions 2025/2026. Laga antara Athletic Bilbao vs Qarabag ini akan berlangsung di San Mames.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 21 Oktober 2025, 17:46 WIB
Mikel Merino (Arsenal) dan Andoni Gorosabel (Athletic Bilbao) melompat berebut bola dalam laga pembuka Liga Champions di San Mames, Spanyol, 16 September 2025. (AP Photo/Miguel Oses)

Liputan6.com, Jakarta Athletic Bilbao dan Qarabag akan saling berhadapan pada matchday 3 fase liga Liga Champions 2025/2026. Laga antara Athletic Bilbao vs Qarabag ini akan berlangsung di San Mames. Pertandingan dijadwalkan kick-off pada Rabu, 22 Oktober 2025, pukul 23.45 WIB, dan dapat disaksikan melalui live streaming di Vidio.

Setelah dua kekalahan beruntun, peluang Bilbao untuk bangkit datang saat mereka menjamu Qarabag. Bagi Ernesto Valverde dan timnya, laga ini bukan sekadar soal tiga poin, tetapi juga tentang memulihkan kepercayaan diri yang mulai luntur.

Perjalanan Bilbao di Eropa sejauh ini tidak menggembirakan. Dua laga pertama di fase liga berakhir dengan kekalahan menyakitkan — 0-2 dari Arsenal dan 1-4 di tangan Borussia Dortmund. Nol poin dari dua pertandingan membuat mereka terpuruk di posisi ke-34 dari 36 peserta, situasi yang menggambarkan betapa beratnya tantangan di kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut.

Kebuntuan itu terasa makin pelik jika melihat performa mereka di kompetisi domestik. Hasil imbang tanpa gol melawan Elche pada akhir pekan lalu memperpanjang catatan buruk Bilbao: hanya satu kemenangan dari sembilan laga terakhir di semua ajang. Padahal, awal musim mereka begitu menjanjikan dengan tiga kemenangan beruntun yang sempat mengangkat ekspektasi tinggi.

Kembalinya Bilbao ke Liga Champions seharusnya menjadi babak baru kebanggaan Basque. Mereka finis keempat di La Liga musim lalu dan kembali ke ajang ini setelah absen selama lebih dari satu dekade. Akan tetapi, euforia itu kini memudar, tergantikan rasa frustrasi atas performa yang belum sesuai ekspektasi.

Ernesto Valverde menyadari bahwa timnya kehilangan ketajaman dan keyakinan. Pola penguasaan bola mereka masih terjaga, tetapi efektivitas di sepertiga akhir lapangan menurun drastis. San Mames yang dulu menjadi benteng kokoh kini kerap menjadi saksi tumpulnya serangan Bilbao, dan malam melawan Qarabag akan menjadi ujian mental bagi seluruh skuad.

Di sisi lain, Qarabag datang ke Bilbao dengan kepercayaan diri tinggi. Klub asal Azerbaijan itu menjadi salah satu kejutan terbesar di awal musim Liga Champions ini. Dua kemenangan atas Benfica (3-2) dan Copenhagen (2-0) membawa mereka ke posisi keenam klasemen, sejajar dengan raksasa-raksasa seperti PSG, Bayern Munchen, dan Real Madrid.

Lanjut Baca:

Qarabag tampil dengan gaya permainan berani dan disiplin tinggi. Mereka memanfaatkan kecepatan serta presisi transisi untuk mengalahkan lawan-lawan yang lebih berpengalaman. Di bawah asuhan Gurban Gurbanov, tim ini tak hanya bermain tanpa tekanan, tetapi juga menunjukkan keyakinan bahwa mereka pantas bersaing di level tertinggi. Enam kemenangan beruntun di semua kompetisi membuat mereka datang ke Spanyol dalam performa terbaik. Sejarah mungkin tidak berpihak kepada Qarabag — mereka belum pernah menang atas klub Spanyol dalam enam pertemuan terakhir. Akan tetapi, statistik tak selalu jadi penentu di lapangan. Keberanian mereka menyerang dan kemampuan mencetak gol secara konsisten bisa menjadi faktor pembeda, terutama jika Bilbao gagal mengontrol tempo permainan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya