Liputan6.com, Moskow - Wanita muda asal Rusia menjadi viral setelah mengklaim bahwa ia menjalani prosedur untuk mengubah warna matanya selama kehamilan, dengan tujuan agar bayinya lahir dengan mata biru.
Menurutnya, prosedur ini bisa memengaruhi bayinya karena DNA akan menyesuaikan diri dengan perubahan mata ibunya, dilansir dari Oddity Central, Senin (20/10/2025).
Advertisement
Proses ini dilakukan ketika bayi masih berada di dalam kandungan dan menerima nutrisi atau zat melalui plasenta, yang mana DNA dapat langsung mencerminkan perubahan tersebut.
Prosedur Mengubah Warna Mata Bayi dalam Kandungan
Selain implan iris buatan, ada prosedur laser yang menghilangkan melanin dari permukaan iris, sehingga dapat mengubah mata cokelat menjadi biru hanya dalam 20 detik.
Cara lainnya juga dapat menggunakan mesin canggih, dari keratopigmensi atau "tato kornea" dan menggunakan pigmen biologis untuk menato kornea secara permanen.
Namun, perubahan warna mata ibu yang dapat memengaruhi ke bayi ini belum terbukti secara ilmiah.
Podcast yang diunggah di Instagram ini pun hanya memicu reaksi warganet, banyak yang mengolok-oloknya di kolom komentar karena menganggap klaimnya tidak masuk akal.
"Saya melakukan penghilangan bulu dengan laser sebelum hamil agar anak-anak saya lahir tanpa bulu."
"Saya belajar bahasa Jerman agar anak-anak saya bisa mengenalnya sejak lahir dan tidak perlu belajar bahasa asing. Ya tuhan, saya sangat hebat," tulis orang lain.
Suatu perubahan dengan klaim yang tidak memiliki dasar medis ini menjadi viral, dan menimbulkan kritik dari berbagai pendapat warganet.