Alan Shearer Sindir Alexander Isak: Transfer Rp2,7 Triliun ke Liverpool Dinilai Gagal Total

Kedatangan Alexander Isak ke Liverpool seharusnya menjadi awal baru yang penuh harapan. Namun, hingga kini, striker asal Swedia itu justru kesulitan menunjukkan performa terbaiknya di Anfield.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 17 Oktober 2025, 11:30 WIB
Alexander Isak menjalani debut sebagai pemain Liverpool dalam duel versus Atletico Madrid pada fase liga Liga Champions 2025/2026 di Anfield, Kamis (18/9/2025) dini hari WIB. (AFP/Oli Scraff)

Liputan6.com, Jakarta Kedatangan Alexander Isak ke Liverpool seharusnya menjadi awal baru yang penuh harapan. Namun, hingga kini, striker asal Swedia itu justru kesulitan menunjukkan performa terbaiknya di Anfield.

Legenda Inggris, Alan Shearer, pun tak segan melontarkan kritik tajam terhadap sang penyerang.

Isak bergabung dengan Liverpool pada bursa transfer musim panas lalu dengan biaya fantastis mencapai £125 juta (sekitar Rp2,7 triliun), menjadikannya salah satu transfer termahal dalam sejarah sepak bola Inggris.

Transfer itu juga menandai akhir dari drama panjang antara Isak dan Newcastle United.


Drama Transfer Penuh Kontroversi

Aksi Alexander Isak dalam laga Liverpool vs Atletico Madrid di Liga Champions 2025/2026, Kamis (18/9/2025). (AP Photo/Jon Super)

Hubungan Isak dengan Newcastle sebenarnya terlihat baik-baik saja di akhir musim lalu. Namun situasi berubah drastis ketika Liverpool menunjukkan minat serius. Di balik layar, Isak disebut merasa kecewa karena klub gagal memenuhi beberapa janji yang sebelumnya disepakati.

Ketegangan pun memuncak saat sang pemain memilih berlatih terpisah dari tim utama asuhan Eddie Howe. Tak lama kemudian, Isak mengunggah pernyataan mengejutkan di media sosial, menuding pihak klub telah melanggar kesepakatan internal.

Situasi itu membuat Newcastle tak punya banyak pilihan selain melepas sang bintang. Liverpool akhirnya datang sebagai penyelamat — sekaligus pemenang dari salah satu saga transfer paling panas musim panas ini.


Lesu di Awal Musim Bersama Liverpool

Penyerang Liverpool asal Swedia #09, Alexander Isak (tengah), terlihat dari bangku cadangan saat ia duduk di samping penyerang Liverpool asal Mesir #11, Mohamed Salah (kiri), dan gelandang Liverpool asal Argentina #10, Alexis Mac Allister (kanan), selama pertandingan putaran pertama Liga Champions antara Galatasaray (TUR) dan Liverpool (INGGRIS) di Ali Sami Yen Spor Kompleksi di Istanbul pada 17 September 2025. (Yasin AKGUL/AFP)

Dengan torehan 62 gol dan 11 assist dalam 109 penampilan untuk Newcastle, ekspektasi terhadap Isak di Liverpool begitu tinggi. Namun sejauh ini, performanya jauh dari harapan.

Satu-satunya gol yang ia ciptakan hanyalah saat Liverpool menang tipis 2-1 atas Southampton di ajang Carabao Cup bulan lalu.

Dalam tiga laga Premier League yang sudah dijalani, Isak belum sekali pun mencatatkan namanya di papan skor. Kondisi itu membuat banyak pihak mulai mempertanyakan apakah transfer mahal tersebut sepadan.


Situasi Isak Semakin Buruk

Alexander Isak dikenalkan sebagai pemain baru Liverpool (Official Liverpool FC)

Alan Shearer, legenda Newcastle sekaligus salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki Inggris, menilai bahwa keputusan pindah ke Liverpool justru memperburuk situasi Isak.

“Ini jelas bukan awal musim yang diinginkan Isak,” kata Shearer dalam wawancaranya dengan Betfair.

“Situasi di Newcastle membuatnya tidak berlatih atau bermain, jadi wajar kalau dia belum bisa tampil maksimal di Liverpool. Tapi jika dilihat sekarang, semua tampak tidak berjalan sesuai rencana.”

Lanjut Baca:

Shearer juga menyoroti performa buruk Isak di tim nasional Swedia. Bersama lini depan yang sebenarnya menjanjikan — berduet dengan Viktor Gyökeres dan Anthony Elanga, Swedia justru terpuruk di dasar klasemen Grup B kualifikasi Piala Dunia. “Mereka tidak mencetak gol dan kini berada di posisi buncit grup. Dengan kualitas seperti itu, hasilnya jelas mengecewakan. Musim panas ini benar-benar tidak membantu Isak,” tambah Shearer.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya