Raphinha Ungkap Luka Hati Usai Rumor Nico Williams ke Barcelona, Apa Katanya?

Raphinha mengaku sakit hati saat melihat foto jersey Barcelona dengan nama Nico Williams dan nomor 11-nya, ia menyebutnya lelucon tak sopan dan kurang menghargai pemain yang masih di klub.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 17 Oktober 2025, 10:35 WIB
Pemain Barcelona, Raphinha memberikan isyarat kepada rekannya pada laga lanjutan Liga Spanyol 2024/2025 melawan Valladolid di Olympic Stadium, Barcelona, Spanyol, Sabtu (31/08/2024). (AP Photo/Joan Monfort)

Liputan6.com, Jakarta Raphinha membuka diri tentang perasaannya ketika rumor kepindahan Nico Williams ke Barcelona merebak. Ia merasa tidak dihargai, terutama saat sebuah foto penggemar viral dengan jersey Barca bertuliskan 'Williams 11', nomor yang dipakai Raphinha.

“Saya melihat jersey No. 11 saya dengan nama Nico Williams muncul di media sosial… itu sangat tidak hormat. Itu selera lelucon yang buruk,” ungkapnya dalam konferensi pers, dikutip dari ESPN.

“Orang harus menghormati pemain yang ada. Kami di sini memberi yang terbaik dan berjuang untuk klub. Melihat foto itu terasa tidak menyenangkan bagi saya, saya merasa sedikit tersakiti.”


Memulihkan Gengsi Lewat Performa

Selebrasi gol Raphinha pada laga Barcelona vs Valencia di pekan ke-4 La Liga musim 2025/2026 - AP Photo/Joan Monfort

Meskipun rumor dan kontroversi muncul, Raphinha membuktikan dedikasinya melalui peningkatan performa di bawah arahan Hansi Flick. Setelah periode adaptasi dan tekanan, ia mulai menunjukkan kontribusi yang konsisten di lini depan Barcelona.

Ia menyatakan bahwa ia tidak menggunakan kontroversi sebagai motivator utama, melainkan menekankan bahwa perubahan mental dan taktik adalah kunci keberhasilannya:

“Musim ini saya memulai dengan mental yang berbeda … saya tahu saya harus beradaptasi ke posisi dan gaya bermain baru. Dulu saya memberi 100 persen, sekarang saya memberi 200 persen dan selalu siap melakukannya untuk klub ini.”

Publikasi El Pais juga melaporkan bahwa Raphinha menyebut tindakan menyebarkan jersey Williams tersebut sebagai “falta de respeto”, kesalahan menghormati terhadap pekerjaannya.


Raphinha Lebih Tegas

Eksekusi penalti Raphinha pada menit ke-38 membuka keunggulan Brasil atas Peru. (NELSON ALMEIDA/AFP)

Raphinha berulang kali menekankan bahwa opini publik dari pihak yang tidak tahu perjalanan hidupnya. Dia juga menambahkan bahwa banyak orang tampaknya ingin dirinya angkat kaki dari Barcelona

“Banyak orang [ingin saya keluar]. Tidak mungkin menyebut satu per satu. Tiba-tiba, saya tidak melakukan apa yang mereka harapkan saya lakukan, apa yang mereka pikir harus saya lakukan," sambung Raphinha.

Namun, ia menegaskan bahwa ia selalu memiliki keyakinan terhadap apa yang bisa dia berikan di lapangan.

“Saya sangat berdedikasi. Mungkin mereka ingin 30 gol per musim, itu bukan gaya saya. Saya bukan striker. Saya pemain yang membantu dengan komitmen, kerja keras, itu Raphinha. Saya akan selalu memberikan yang terbaik.”

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya