Liputan6.com, Jakarta - Lembaga survei Strategic and Political Insight Network (SPIN) merilis hasil survei nasional terbaru mengenai evaluasi publik terhadap kinerja setahun Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Hasilnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) menempati posisi teratas sebagai Menko dengan kinerja terbaik, dengan tingkat penilaian positif mencapai 24,4 persen.
Advertisement
Posisi berikutnya ditempati Menko Bidang Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 22,6 persen, dan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebesar 21,2 persen.
Direktur Eksekutif SPIN, Mawardin Sidik, mengatakan hasil survei ini menunjukkan apresiasi publik terhadap para menteri koordinator yang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional, khususnya di bidang pangan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
“Pertama tentu ini sejalan dengan banyaknya tugas dan peran yang didelegasikan kepada Menko Pangan dari Presiden di pemerintahan ini,” ujar Mawardin dalam Rilis Survei Nasional SPIN di Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Menurutnya, Ketua Umum PAN tersebut dinilai berhasil menjalankan mandat Presiden dalam menjaga stabilitas pangan nasional sepanjang tahun pertama pemerintahan Prabowo–Gibran.
“Ia mampu mengoordinasikan kebijakan lintas kementerian dengan baik dan menjaga stabilitas pangan tetap terkendali,” kata Mawardin.
Isu pangan, lanjutnya, menjadi perhatian utama publik sepanjang satu tahun terakhir. Kinerja Zulhas dinilai paling konkret karena dirasakan langsung masyarakat melalui kebijakan ketahanan pangan, peningkatan cadangan beras nasional tertinggi sepanjang sejarah, serta program cetak sawah baru yang menopang produksi pangan nasional.
Figur Sentral Isu Pangan
Setelah tiga besar Menko tersebut, posisi selanjutnya dalam survei SPIN diisi oleh Yusril Ihza Mahendra (9,9%), Airlangga Hartarto (7,2%), Pratikno (2,0%), dan Djamari Chaniago (1,1%), sementara 11,7 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.
“Satu tahun berjalan, publik mulai bisa menilai arah kebijakan kabinet Prabowo–Gibran. Para Menko menjadi figur penting dalam memastikan sinergi antarsektor berjalan efektif, terutama di bidang pangan dan ekonomi rakyat,” imbuh Mawardin.
Zulhas Jadi Figur Sentral di Isu Pangan Nasional
SPIN menilai capaian Zulkifli Hasan dalam survei ini memperkuat posisinya sebagai figur sentral dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional, sekaligus mencerminkan keberhasilan koordinasi pemerintahan Prabowo–Gibran dalam menjaga stabilitas ekonomi rakyat.
Selain menilai para menteri koordinator, SPIN juga mengelompokkan kinerja menteri-menteri kabinet ke dalam tiga klaster besar: tinggi, menengah, dan rendah, berdasarkan persepsi publik terhadap capaian dan komunikasi kebijakan mereka.
Klaster Tinggi: Kementerian dengan Kinerja Terbaik
Menteri yang dinilai publik memiliki kinerja baik dan hasilnya dirasakan langsung masyarakat antara lain:
- Abdul Mu’thi (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah): 67,5%
- Amran Sulaiman (Menteri Pertanian): 67,3%
- Yandri Susanto (Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal): 66,9%
- Sjafrie Sjamsoeddin (Menteri Pertahanan): 66,5%
- Nasaruddin Umar (Menteri Agama): 66,1%
Menurut Mawardin, kementerian dalam kelompok ini bergerak di bidang pelayanan publik langsung, dengan kinerja yang nyata dan mudah diukur oleh masyarakat.
Perlu Percepatan Implementasi dan Komunikasi Publik
Kementerian di klaster menengah dinilai memiliki kinerja cukup baik, namun masih menghadapi tantangan dalam percepatan implementasi program dan efektivitas komunikasi publik.
- Supratman Andi Agtas (Menteri Hukum): 58,8%
- Muhammad Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri): 58,3%
- Budi Santoso (Menteri Perdagangan): 57,9%
Sementara itu, kementerian di klaster rendah umumnya bergerak di sektor strategis, namun hasil kerjanya belum dirasakan langsung publik atau kurang aktif dalam komunikasi capaian program.
Lima kementerian dengan tingkat kepuasan publik terendah adalah:
- Widyanti Putri (Menteri Pariwisata): 40,5%
- Raja Juli Antoni (Menteri Kehutanan): 41,0%
- Natalius Pigai (Menteri Hak Asasi Manusia): 41,5%
- Maruarar Sirait (Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman): 42,0%
- Dadan Hindayana (Kepala Badan Gizi Nasional): 43,7%
Survei SPIN dilakukan terhadap 1.600 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia pada 1–9 Oktober 2025. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling, dengan margin of error ±2,45 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei ini mengukur evaluasi publik terhadap kinerja para pembantu Presiden Prabowo Subianto setelah satu tahun masa pemerintahan berjalan.