Cara Aman Berkendara di Jalan Tol untuk Pemula, Perhatikan Hal Ini

Persiapan dan pemahaman teknik yang benar, akan mengubah rasa cemas menjadi kewaspadaan yang terkendali

oleh Arief AszhariDiterbitkan 16 Oktober 2025, 08:12 WIB
Arus kendaraan saat melintas di ruas Tol Dalam Kota dan Jalan MT Haryono, Jakarta, Rabu (27/4/2022). Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, sistem ganjil genap yang diberlakukan pada 13 ruas jalan di Jakarta akan ditiadakan saat libur Lebaran atau selama tujuh hari, yakni mulai 29 April 2022, lalu lanjut 1-6 Mei 2022. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Berkendara di jalan tol, merupakan kegiatan yang cukup beresiko tinggi. Ancaman kecelakaan selalu mengintai pengendara, terlebih arus kendaraan beragam dengan kecepatan sedang hingga tinggi.

Bagi pengemudi pemula, berkendara di jalan tol jadi tantangan tersendiri. Dengan begitu, memahami cara menyetir mobil di kondisi seperti jalan tol adalah kunci untuk menjadi pengemudi yang andal dan percaya diri.

Persiapan dan pemahaman teknik yang benar, akan mengubah rasa cemas menjadi kewaspadaan yang terkendali.

Menggunakan mobil yang tepat, memiliki banyak fitur keselamatan, juga dapat membuat proses belajar ini menjadi jauh lebih mudah dan tidak menegangkan.

Berikut, hal yang harus diperhatikan bagi pengemudi pemula saat berkendara di jalan tol, disitat dari laman resmi Wuling Motors:

Memastikan Kartu Elektronik Memiliki Saldo

Gerbang tol adalah pintu pertama menuju pengalaman berkendara di jalan bebas hambatan. Tahap ini krusial karena Anda harus bertransisi dari berhenti total ke lajur dengan kecepatan tinggi.

Kunci utamanya adalah melakukan semua persiapan dengan tenang dan tidak terburu-buru.

Pastikan kartu uang elektronik Anda sudah siap dan memiliki saldo yang cukup sebelum tiba di gerbang.

Setelah palang terbuka, mulailah berakselerasi secara halus dan bertahap. Gunakan lajur percepatan untuk menyesuaikan kecepatan mobil Anda dengan kendaraan lain yang sudah berada di jalan tol.

Jaga Posisi dan Jarak Aman

Sebagai pengemudi pemula, sangat disarankan untuk tetap berada di lajur paling kiri.

Lajur ini umumnya digunakan untuk kendaraan dengan kecepatan lebih rendah, sehingga memberi Anda lebih banyak waktu untuk beradaptasi. Ingat, lajur kanan hanya diperuntukkan untuk mendahului.

Sambil melaju, terapkan aturan jarak aman 3 detik dengan kendaraan di depan Anda. Ini adalah salah satu dasar cara menyetir mobil pemula yang paling penting untuk memberikan ruang dan waktu yang cukup untuk bereaksi jika terjadi pengereman mendadak.

Menguasai Teknik Pindah Jalur yang Benar

Pindah jalur di kecepatan tinggi bisa menjadi manuver yang paling menegangkan bagi pemula. Namun, dengan perencanaan dan eksekusi yang tepat, Anda bisa melakukannya dengan aman. Kuncinya adalah komunikasi yang jelas dengan pengemudi lain dan kesadaran penuh terhadap lingkungan sekitar.

Sebelum berpindah, nyalakan lampu sein setidaknya tiga detik untuk memberi sinyal kepada pengemudi di belakang.

Manfaatkan spion tengah dan samping untuk memastikan ada celah yang aman, lalu jangan lupakan blind spot atau area tak terlihat dengan sedikit menolehkan kepala.

Lakukan perpindahan dengan gerakan setir yang halus, bukan gerakan yang tiba-tiba.

Menjaga Kecepatan yang Konsisten dan Sesuai Aturan

Jalan tol memiliki batas kecepatan minimum dan maksimum yang harus dipatuhi. Perhatikan rambu-rambu yang ada dan sesuaikan kecepatan Anda.

Menjaga kecepatan yang konstan tidak hanya membuat perjalanan lebih efisien, tetapi juga membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Jika kondisi cuaca memburuk seperti hujan deras, segera kurangi kecepatan dan tingkatkan jarak aman Anda.

Fitur keselamatan pada mobil modern yang dilengkapi Electronic Stability Control (ESC) dan ABS, akan sangat membantu menjaga kendali mobil dalam kondisi jalan yang licin.

Cara Keluar Tol dengan Tenang dan Terkendali

Sama seperti saat masuk, keluar dari jalan tol juga memerlukan perencanaan. Identifikasi rambu pintu keluar Anda dari jarak 1-2 kilometer. Ini akan memberi Anda banyak waktu untuk berpindah ke lajur kiri tanpa tergesa-gesa.

Setelah Anda berada di lajur keluar atau exit ramp, mulailah mengurangi kecepatan secara bertahap.

Jangan pernah mengerem mendadak saat masih berada di lajur utama jalan tol karena sangat berbahaya. Ikuti rambu batas kecepatan yang biasanya lebih rendah di tikungan jalur keluar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya