PSSI Tanggapi Desakan Patrick Kluivert Out usai Gagal Bawa Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026

Waketum PSSI Zainudin Amali ikut menanggapi munculnya desakan Patrick Kluivert mundur dari Timnas Indonesia di media sosial, menyusul kegagalan dalam putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 14 Oktober 2025, 13:15 WIB
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (tengah), didampingi Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, saat jumpa pers di Media Center SUGBK, Jakarta, Senin (29/5/2023). Zainudin Amali baru-baru ini buka suara menanggapi munculnya desakan di media sosial agar Patrick Kluivert cabut dari Timnas Indonesia. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali merespons munculnya desakan Patrick Kluivert cabut dari Timnas Indonesia menyusul kegagalan membawa skuad Garuda lolos Piala Dunia 2026.

Sebagaimana diketahui, mimpi Jay Idzes dan kawan-kawan berlaga dalam ajang sepak bola terakbar empat tahunan pupus setelah menelan dua kekalahan dalam fase grup B putaran 4 kualifikasi zona Asia.

Berlaga di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Timnas Indonesia keok 2-3 oleh Arab Saudi pada Kamis (9/10/2025) dini hari WIB, kemudian tunduk 0-1 dari Irak, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB.

Catatan tersebut memastikan mereka mendekam di dasar klasemen grup B sekaligus keluar dari peta persaingan menuju tiket Piala Dunia, sebab hanya juara grup yang berhak lolos otomatis ke ajang, sementara tim runner-up masih akan diadu lewat ronde 5.

Buntut dari hasil minor Timnas Indonesia, seruan yang meminta Patrick Kluivert mundur dari jabatannya mulai menggema di kalangan suporter, khususnya di media sosial.

Tagar 'KluivertOut' juga sempat banyak digunakan sebagai representasi kekecewaan para penggemar.


Tanggapan Waketum PSSI

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memimpin latihan resmi menjelang FIFA Matchday melawan Chinese Taipei di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (04/09/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Menanggapi situasi ini, Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali menegaskan nasib Patrick Kluivert tidak bisa diputuskan begitu saja setelah ada seruan dari suporter.

Sebagai organisasi, federasi sepak bola bola tanah air harus mempertimbangkan keputusan bersama-sama melalui rapat anggota komite eksekutif.

"Tidaklah, ini kan organisasi. Kita harus mengambil keputusan bersama-sama," ujar Zainudin Amali saat ditemui awak media di Stadion Madya GBK, Senin (13/10/2025) malam WIB.

"Tapi dasar kita mengambil keputusan dalam rapatnya exco itu adalah laporan Ketua BTN sekaligus Manajer Timnas (Sumardji)," tambahnya.


Tak Ada yang Ditutup-tutupi

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, dan dua asistennya, Alex Pastoor serta Denny Landzaat, memimpin timnya menghadapi Timnas Bahrain pada laga kedelapan putaran ketiga Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/2025) dini hari WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sebelumnya, Manajer Timnas Indonesia Sumardji telah berkomitmen untuk menyampaikan laporan apa adanya tanpa ada yang ditutup-tutupi terkait kegagalan Timnas Indonesia tembus Piala Dunia 2026.

Dia berharap melalui laporannya, para anggota komite eksekutif PSSI berani mengambil sikap tegas.

"Soal Patrick Kluivert, saya kira nanti akan diputuskan dalam rapat exco. Tapi, sekali lagi, saya akan sampaikan apa adanya di rapat exco. Saya tidak akan tutup-tutupi mana yang baik, mana yang tidak baik. Semua akan saya sampaikan apa adanya," tegas Sumardji selepas mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, usai mendampingi timnas dalam putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Senin (13/10/2025).

Lanjut Baca:

"Sekali lagi, karena saya ini berada di tim, mulai dari ronde 1, Oktober 2023 sampai sekarang, TC juga saya ada, semua saya ada di situ, dan saya tidak pernah jauh-jauh dari anak-anak tim ini, sehingga saya akan sampaikan apa adanya." "Semua nanti kembali kepada teman-teman exco. Kali ini saya minta tolong teman-teman exco harus berani ambil sikap yang tegas," imbuhnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya