Alexander Isak Enggan Bahas Drama Transfer dari Newcastle: Tak Ada Gunanya Lagi

Alexander Isak menegaskan tak ingin membahas kembali kontroversi transfernya dari Newcastle ke Liverpool, dan mengaku belum bicara dengan eks pelatihnya, Eddie Howe.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 11 Oktober 2025, 10:54 WIB
Alexander Isak menjalani debut sebagai pemain Liverpool dalam duel versus Atletico Madrid pada fase liga Liga Champions 2025/2026 di Anfield, Kamis (18/9/2025) dini hari WIB. (AFP/Oli Scraff)

Liputan6.com, Jakarta Penyerang Liverpool, Alexander Isak, menegaskan bahwa dirinya sudah meninggalkan masa lalu di Newcastle United dan tak ingin lagi membicarakan kontroversi transfernya pada musim panas lalu.

Pemain asal Swedia itu juga mengakui belum berbicara sama sekali dengan mantan manajernya, Eddie Howe, sejak kepindahannya ke Anfield.

Isak meninggalkan Newcastle di hari terakhir bursa transfer setelah drama panjang yang mewarnai proses negosiasi antara kedua klub. Ia sempat melakukan aksi mogok latihan karena merasa janji kepadanya telah dilanggar. Meski demikian, kini ia memilih untuk menatap ke depan bersama juara bertahan Premier League itu.

“Ini bukan hal yang ingin saya pikirkan lagi. Tidak ada manfaatnya, baik bagi saya maupun Newcastle. Jadi biarkan saja,” kata Isak seperti dikutip ESPN. Ketika ditanya apakah sudah berbicara dengan Howe, ia hanya menjawab singkat: “Belum.”


Awal Sulit di Liverpool Usai Absen Pramusim

Aksi Alexander Isak dalam laga Liverpool vs Atletico Madrid di Liga Champions 2025/2026, Kamis (18/9/2025). (AP Photo/Jon Super)

Meski kepindahannya bernilai besar dan penuh sorotan, perjalanan Isak di Liverpool belum berjalan mulus.

Striker berusia 26 tahun itu baru mencetak satu gol sejauh ini, sebuah penyelesaian mudah saat Liverpool menang 2-1 atas Southampton di Piala Liga. Dalam empat pertandingan Premier League, ia belum pernah bermain penuh selama 90 menit.

Minimnya kontribusi itu sebagian besar disebabkan oleh kurangnya waktu pramusim. Isak absen selama persiapan tim karena proses transfernya yang berlarut-larut, sehingga kondisi fisiknya belum sepenuhnya optimal. Kini, ia mengaku tengah berusaha mengejar ketertinggalan agar bisa beradaptasi dengan gaya bermain Arne Slot.

“Saya bekerja keras untuk mendorong diri sendiri dan bermain sesuai kemampuan saya. Memang sedikit lebih sulit, tapi saya yakin seiring tim berkembang, segalanya akan berjalan lebih baik juga untuk saya,” ujarnya.


Fokus Pulihkan Performa dan Bangun Koneksi

Penyerang Liverpool asal Swedia #09, Alexander Isak (tengah), merayakan gol pembuka bersama rekan satu timnya dalam pertandingan putaran ketiga Piala Liga Inggris antara Liverpool dan Southampton di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, Rabu (24-9-2025) dini hari WIB. (Paul ELLIS/AFP)

Meski baru satu gol, Isak tetap mendapat kepercayaan pelatih untuk memperkuat timnas Swedia dalam Kualifikasi Piala Dunia. Ia menjadi starter dalam laga penting melawan Swiss pada Jumat malam. Swedia sendiri masih berjuang setelah gagal menang di dua laga awal kualifikasi.

Sementara itu, Newcastle tampak kesulitan di lini depan sejak kepergian sang striker. Mereka baru mencetak enam gol dari tujuh pertandingan, meski rekrutan anyar Nick Woltemade mulai menunjukkan sinyal positif dengan tiga gol awal musim ini.

Bagi Isak, fokusnya kini hanya pada Liverpool dan proses adaptasinya di Anfield. “Saya sangat senang sejauh ini. Kota ini luar biasa, dan hubungan antara tim dan fans sangat baik. Itu penting bagi saya,” katanya menutup.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya