Liputan6.com, Jakarta Timnas Spanyol dan Timnas Georgia akan bertemu dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Grup E. Pertandingan Spanyol vs Georgia ini digelar di Estadio Martinez Valero, Elche. Pertandingannya dijadwalkan kick-off Minggu, 12 Oktober 2025, jam 01.45 WIB.
Spanyol menatap laga kandang melawan Georgia dengan misi mempertahankan catatan sempurna di grup mereka. Dua kemenangan dari dua laga membuat La Roja memimpin dengan enam poin, unggul tiga angka dari Georgia yang membuntuti di posisi kedua.
Advertisement
Skuad asuhan Luis de la Fuente tampil begitu meyakinkan sejauh ini. Mereka mengawalinya dengan kemenangan 3-0 atas Bulgaria, lalu melibas Turki 6-0 hanya tiga hari berselang. Catatan tersebut menunjukkan betapa tajam dan solidnya Spanyol, baik dalam menyerang maupun bertahan.
Sebagai juara bertahan Eropa, Spanyol memang difavoritkan untuk menjuarai grup ini. Dua laga melawan Georgia dan Bulgaria di bulan Oktober menjadi kesempatan emas untuk menambah enam poin lagi sebelum menghadapi dua laga penutup pada November mendatang.
Kemenangan atas Inggris di final Euro 2024 mempertegas kebangkitan La Roja setelah serangkaian hasil buruk di tiga edisi Piala Dunia sebelumnya. Mereka tersingkir di fase grup pada 2014, lalu hanya bertahan hingga babak 16 besar di edisi 2018 dan 2022. Perjalanan menuju 2026 menjadi ajang pembuktian berikutnya.
Secara historis, Spanyol mendominasi pertemuan dengan Georgia. Dari delapan laga di semua ajang, tujuh di antaranya berakhir dengan kemenangan untuk Spanyol, termasuk hasil 4-1 pada babak 16 besar Euro 2024. Dominasi tersebut tentu menjadi modal psikologis yang kuat bagi tim tuan rumah.
Namun, Georgia bukan lagi tim yang mudah diremehkan. Mereka tampil mengejutkan di Euro 2024 dengan menembus babak 16 besar pada debut turnamen besar mereka. Permainan berani dan efisien membuat tim berjuluk The Crusaders itu mendapat banyak pujian dari publik Eropa.
Kini, Georgia berambisi mencatat sejarah baru dengan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya. Skuad asuhan Willy Sagnol punya beberapa pemain dengan kualitas elite, termasuk bintang PSG, Khvicha Kvaratskhelia. Setelah kalah 2-3 dari Turki di laga pembuka, mereka bangkit dengan kemenangan 3-0 atas Bulgaria.