Liputan6.com, Jakarta Alexander Isak akhirnya mengungkap kesan pertamanya setelah resmi berseragam Liverpool pada tenggat bursa transfer musim panas lalu. Striker asal Swedia itu meninggalkan Newcastle United untuk bergabung dengan sang juara bertahan Premier League setelah melalui negosiasi panjang.
Meski awal kariernya di Anfield belum berjalan mulus, Isak mengaku klub dan kota Liverpool telah memberinya kesan positif sejak hari pertama. “Semuanya luar biasa sejauh ini,” ujarnya seperti dikutip Sport Witness. “Sebuah tim hebat dan kota dengan hubungan yang sangat baik antara tim dan para penggemar.”
Advertisement
Kepindahan Isak menjadi salah satu transfer paling mencolok di Inggris. Ia menuntaskan kepindahan dengan rekor baru di sepak bola Inggris setelah menolak tampil dalam latihan bersama Newcastle untuk memaksa transfer ke Liverpool.
Awal Sulit di Anfield
Karena melewatkan pramusim bersama Newcastle, Isak belum mencapai kondisi terbaiknya saat mulai bermain untuk Liverpool. Ia baru mencatat tiga penampilan di Premier League dengan dua kali menjadi starter.
Satu-satunya gol yang ia cetak sejauh ini datang saat Liverpool menang 2-1 atas Southampton di ajang EFL Cup bulan lalu. Namun kemenangan itu dibayangi cedera ligamen serius yang menimpa Giovanni Leoni.
Meskipun belum tampil maksimal, dukungan penuh dari para pendukung Liverpool membuat Isak merasa dihargai. Ia memilih untuk tetap tenang dan bekerja keras mengembalikan ketajamannya di bawah asuhan Arne Slot.
Fokus Meningkatkan Kebugaran
Isak tetap dipanggil membela timnas Swedia untuk laga kualifikasi Piala Dunia melawan Swiss dan Kosovo, meski belum bermain penuh dalam satu laga pun musim ini. Ia sempat menolak tugas media pada jeda internasional sebelumnya demi fokus pada pemulihan kebugaran.
Menjelang laga melawan Swiss, Isak menegaskan bahwa kondisinya kini semakin baik. “Besok saya siap bermain 90 menit jika dibutuhkan,” katanya.
“Sudah sebulan sekarang, saya mendapat lebih banyak menit bermain dan segalanya mulai tenang. Saya merasa jauh lebih siap dibanding sebelumnya.”
Bagi Liverpool dan Swedia, pernyataan ini menjadi kabar menggembirakan. Isak mulai menemukan ritmenya, dan jika progres ini berlanjut, ia bisa segera menunjukkan potensi penuh yang membuatnya direkrut dengan nilai transfer besar.