Rodrygo Cerita Perjuangan Mental: Absen Lama Bukan karena Cedera Ternyata Sangat Sulit

Rodrygo Goes mengungkap absennya di akhir musim lalu bukan karena cedera, melainkan masalah mental yang berat. Ia berterima kasih kepada Ancelotti atas dukungannya.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 07 Oktober 2025, 09:32 WIB
Ekspresi Rodrygo dalam laga Real Madrid vs Marseille di Liga Champions 2025/2026, Rabu (17/9/2025). (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta Bintang Real Madrid, Rodrygo Goes, akhirnya mengungkap alasan sebenarnya di balik absennya dari skuad Los Blancos pada akhir musim lalu.

Dalam wawancara bersama Diario AS, pemain asal Brasil itu menegaskan bahwa dirinya tidak cedera atau sakit seperti yang diberitakan, melainkan tengah berjuang menghadapi masalah pribadi yang memengaruhi kondisi mentalnya.

Rodrygo sebelumnya menjadi starter reguler di bawah asuhan Carlo Ancelotti, namun tiba-tiba menghilang sejak April. Ia bahkan ditarik keluar di babak pertama final Copa del Rey melawan Barcelona dan tidak bermain lagi hingga musim berakhir.

“Sejujurnya, saya mengalami masa yang sangat sulit secara pribadi. Saya tidak bicara dengan siapa pun, tidak ada yang tahu apa yang saya alami. Saya tidak baik-baik saja, baik secara fisik maupun mental,” ungkap Rodrygo.


Dukungan Ancelotti Jadi Titik Balik

Rodrygo mengontrol bola dalam pertandingan Liga Champions antara Kairat Almaty vs Real Madrid di Stadion Ortalyk, Almaty, Kazakhstan, Selasa, 30 September 2025. (AP Photo/Alikhan Sariyev)

Rodrygo mengakui peran besar Carlo Ancelotti dalam membantunya melewati masa kelam tersebut. “Pelatih melihat saya setiap hari dan tahu saya tidak dalam kondisi untuk bermain. Ia menyadari saya punya masalah nyata sebagai manusia. Ia berkata, ‘Tetaplah tenang, Anda belum siap bermain sekarang,’” ucapnya.

Meski sempat memaksa untuk bermain, Rodrygo akhirnya menyadari keputusan Ancelotti adalah demi kebaikannya. “Saya berterima kasih padanya. Ia tahu saya harus memulihkan diri sebagai pribadi sebelum menjadi pemain lagi,” lanjutnya.

Pemain berusia 23 tahun itu juga menyampaikan rasa syukur kepada keluarga dan staf kepelatihan Madrid, termasuk Davide Ancelotti, yang turut membantu proses pemulihannya. Kini, ia merasa sudah pulih dan siap menyambut musim baru dengan semangat tinggi.


Siap Rebut Tempat di Skuad Utama

Pemain Real Madrid, Rodrygo berusaha melewati pemain Valencia, Jose Gaya, pada laga Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (11/11/2023). Real Madrid berhasil unggul di laga ini berkat gol Dani Carvajal dan sepasang gol masing-masing dari Vinicius Junior dan Rodrygo. Sementara Valencia mampu memperkecil kedudukan berkat gol Hugo Duro. (AFP/Thomas Coex)

Setelah kembali pulih, Rodrygo kini bertekad tampil maksimal di bawah pelatih Xabi Alonso. Ia mengaku siap dimainkan di posisi mana pun dan dalam durasi berapa pun, baik sebagai starter maupun pemain pengganti.

Hingga saat ini, Alonso lebih sering menurunkannya di sisi kiri, meski ia baru dua kali tampil sejak awal laga. Untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak, Rodrygo sadar ia harus bersaing ketat dengan rekan senegaranya, Vinicius Junior.

Dengan kondisi mental yang kini jauh lebih baik, Rodrygo merasa lebih kuat dan siap menunjukkan performa terbaiknya. “Sekarang saya hanya merasakan kebahagiaan dan motivasi untuk menjalani musim yang hebat,” tutupnya.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya